ANTARA Menanam Kubu Raya: Wujudkan Kelestarian Lingkungan dan Harapan Masa Depan
Perum LKBN ANTARA sukses menggelar program **ANTARA Menanam Kubu Raya** di Desa Mega Timur, Kubu Raya, Kalbar. Aksi ini wujudkan komitmen kelestarian lingkungan dan menanam harapan masa depan.
Perum LKBN ANTARA menunjukkan komitmen kuat terhadap kelestarian lingkungan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Aksi nyata ini diwujudkan dalam kegiatan "ANTARA Menanam" di Desa Mega Timur.
Kegiatan penanaman pohon ini berlangsung pada Minggu, 12 April 2026, di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Inisiatif ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Direktur Utama Perum LKBN ANTARA, Benny Siga Butarbutar, hadir langsung memimpin kegiatan penting ini. Ia didampingi oleh Bupati Kubu Raya, Sujiwo, serta berbagai elemen masyarakat.
Partisipasi aktif datang dari pemerintah desa setempat, masyarakat sekitar, mahasiswa, dan para pegiat lingkungan. Kolaborasi ini menunjukkan semangat kebersamaan dalam menjaga bumi.
Program "ANTARA Menanam" tidak hanya berfokus pada penanaman bibit pohon semata. Lebih dari itu, kegiatan ini juga menanamkan harapan besar untuk masa depan.
Harapan tersebut meliputi lingkungan yang asri, udara bersih, dan kehidupan lebih baik bagi generasi mendatang. Ini adalah bagian dari tanggung jawab sosial korporasi.
Komitmen Berkelanjutan untuk Lingkungan Hijau
Perum LKBN ANTARA menegaskan bahwa "ANTARA Menanam" merupakan bagian integral dari aksi korporasi yang bertanggung jawab. Komitmen ini akan terus dilanjutkan secara berkelanjutan untuk melestarikan lingkungan.
Benny Siga Butarbutar menyatakan bahwa ANTARA tidak hanya berperan sebagai kantor berita nasional. Namun, juga sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang memiliki tanggung jawab sosial dan lingkungan.
Pihaknya menekankan bahwa penanaman pohon adalah simbol menanam harapan. Lingkungan hijau dan udara bersih menjadi dambaan bersama untuk masa depan yang lebih baik.
Kegiatan ini sekaligus menjadi simbol kolaborasi erat antara ANTARA, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, dan Pemerintah Desa Mega Timur. Masyarakat, mahasiswa, serta komunitas pegiat lingkungan turut terlibat aktif.
Ratusan Bibit Pohon untuk Ekologi dan Ekonomi Lokal
Dalam program ANTARA Menanam Kubu Raya ini, sebanyak 500 bibit pohon telah disiapkan untuk ditanam. Bibit-bibit tersebut terdiri dari berbagai jenis tanaman produktif dan peneduh.
Jenis bibit yang ditanam meliputi sirsak, trembesi, ketapang kencana, dan tabebuya. Pohon-pohon ini dipilih karena memiliki pengaruh positif terhadap sistem ekologis.
Selain dampak ekologis, penanaman pohon ini juga diharapkan dapat memberikan napas bagi ekonomi lokal. Beberapa jenis pohon memiliki potensi hasil yang bisa dimanfaatkan masyarakat.
Lokasi penanaman tersebar di halaman Kantor Desa Mega Timur dan sepanjang sisi pinggir jalan desa. Peserta aksi juga diberi kesempatan untuk membawa bibit pulang dan menanamnya di pekarangan rumah masing-masing.
Apresiasi Pemerintah Daerah dan Gerakan Indonesia Asri
Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap program "ANTARA Menanam, Aksi Nyata untuk Bumi Kalbar" ini. Kegiatan ini dinilai sangat relevan dengan perhatian pemerintah daerah.
Menurut Sujiwo, gerakan menanam pohon saat ini mendapatkan atensi khusus dari pemerintah. Terlebih lagi, Presiden Prabowo Subianto telah mencanangkan program "Indonesia Asri".
"Terima kasih, dan saya mengapresiasi LKBN ANTARA yang telah memprakarsai kegiatan ini," ujar Sujiwo. Ia menambahkan, penanaman pohon adalah cara ampuh menekan emisi gas rumah kaca.
Bupati Sujiwo juga menekankan peran vital pohon sebagai produsen oksigen yang esensial bagi kehidupan. Kolaborasi semacam ini diharapkan dapat terus terjalin.
Kolaborasi Berkelanjutan untuk Penghijauan
Sujiwo menyatakan bahwa jika kolaborasi antara berbagai pihak terus terjalin, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya siap menyediakan stok bibit pohon. Bibit ini akan dibagikan kepada masyarakat.
Jenis bibit yang akan disiapkan antara lain kuncup merah, mahoni, almond, dan berbagai tanaman hias lainnya. Inisiatif ini mendukung upaya penghijauan yang lebih luas.
Selain itu, Sujiwo juga membagikan tanaman produktif seperti cabai kepada warga. Tanaman ini tidak hanya membuat lingkungan asri, tetapi buahnya juga bisa dikonsumsi.
"Meski tipis, tapi memiliki serapan air serta menyumbang O2," tutur Sujiwo, menjelaskan manfaat tanaman produktif. Ini menunjukkan pendekatan holistik dalam program penghijauan.
Sumber: AntaraNews