LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Anggota TNI arogan di bandara harus malu lihat contoh Jenderal Gatot

Anggota TNI arogan di bandara harus malu lihat contoh Jenderal Gatot. Kasus anggota TNI memukul petugas keamanan bandara beberapa kali terjadi. Rata-rata dipicu oleh anggota TNI yang tak terima disuruh melepas jam tangan atau sabuk. Mereka kemudian marah hingga memukul petugas. Contoh dong Panglima TNI.

2017-07-31 07:15:00
Panglima TNI Gatot
Advertisement

Kasus anggota TNI memukul petugas keamanan bandara beberapa kali terjadi. Rata-rata dipicu oleh anggota TNI yang tak terima disuruh melepas jam tangan atau sabuk. Mereka kemudian marah hingga memukul petugas.

Yang terbaru, seorang anggota TNI AL Sertu MH memukul sekuriti bandara Soekarno-Hatta. Penyebabnya, Sertu MH hendak mengantarkan keluarganya yang pulang ke Jayapura.

Karena cuma mengantar dan tentu tak memiliki tiket, Sertu MH dilarang masuk ke lokasi check in. Aturannya memang counter check in hanya untuk penumpang, dan pengantar tak boleh masuk.

Petugas meminta Sertu MH meminta izin dulu. Namun setelah mengurus izin, ternyata keluarga Sertu MH tak bisa check in karena waktunya telah lewat. Sertu MH pun terlibat cekcok dan emosi hingga memukul petugas bandara berinisial NF. Kasus ini ditangani Polisi Militer TNI AL.

Pihak Mabes TNI berkali-kali meminta anggotanya tertib dan tidak arogan di bandara. Ikuti aturan keamanan yang ada.

Bahkan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mencontohkan bagaimana berlaku tertib di bandara.

Dalam foto yang diunggah oleh Puspen TNI, tampak Jenderal Gatot Nurmantyo sedang diperiksa dengan metal detector. Gatot yang mengenakan pakaian sipil tampak mengikuti standar pemeriksaan yang ada.


Advertisement

Hal ini sesuai dengan aturan keselamatan penerbangan yang disampaikan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Menteri Budi menyatakan bahwa pelaksanaan dan penegakan ketentuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan setiap penumpang maupun barang yang akan diangkut dengan pesawat udara, wajib untuk diperiksa. Pemeriksaan tersebut menjadi tugas dan kewenangan petugas Avsec.

"Ini dilakukan untuk menjamin tidak ada barang terlarang (prohibited items) yang dapat digunakan untuk melakukan tindakan melawan hukum yang tentunya dapat membahayakan keselamatan dan keamanan penerbangan," kata dia.

Kalau Panglima TNI saja memberi contoh tertib. Malu dong prajurit yang arogan di bandara.

Baca juga:
Anggota TNI pukul petugas Avsec Bandara Soekarno Hatta
Jokowi: Alutsista dibeli dari uang rakyat buat TNI lindungi rakyat
Mengenang kemesraan SBY-Prabowo saat masih berpangkat Kolonel
3 Polisi & 1 TNI nyabu bareng warga digerebek BNN Lubuklinggau
Polisi tetapkan 3 tersangka kasus penebasan anggota TNI di Buleleng
Kronologi tewasnya eks TNI bandar narkoba di Kampar Riau

(mdk/ian)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.