Anggota Polisi Ditemukan Tewas di Bawah Jembatan Tukad Bangkung Bali, Diduga Bunuh Diri
Ditemukan surat wasiat di dalam tas selempang yang dikenakan korban.
Seorang anggota polisi berinisial AES (42) ditemukan tewas di bawah Jembatan Tukad Bangkung, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Bali, pada Minggu, 16 Maret.
Kabid Humas Polda Bali, Kombespol Ariasandy, membenarkan kejadian tersebut, dan menyebutkan bahwa korban merupakan anggota kepolisian Polda Bali. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 12:30 WITA.
"Iya benar, korban anggota Polda Bali, kejadian terjadi siang tadi sekitar pukul 12:30 WITA," kata Kombes Ariasandy, Minggu (16/3).
Kejadian berawal dari informasi dari Polsek Petang yang menyebutkan bahwa seorang anggota polisi meninggalkan rumahnya pada malam sebelumnya dengan membawa mobil Suzuki Splash merah dengan pelat nomor DK 1738 QF. Lokasi terakhir yang terdeteksi adalah di Jembatan Tukad Bangkung, Desa Pelaga, Kecamatan Petang.
Setelah menerima informasi, Polsek Petang langsung melakukan pencarian di sekitar sungai Tukad Bangkung dan menemukan mobil tersebut terparkir di atas jembatan tanpa ada pengendara di dalamnya. Di dalam mobil ditemukan tas selempang, surat wasiat, KTP, dua ponsel, SIM C, KTA Polri, dan sebuah topi.
Petugas kemudian meminta keterangan dari warga di sekitar jembatan namun tidak ada yang melihat kejadian tersebut. Dua petugas kemudian melanjutkan pencarian dengan berjalan kaki karena medan yang sulit diakses motor. Setelah menempuh jarak sekitar 30 meter, mereka menemukan pohon patah dan semak yang rusak. Mereka pun memeriksa lokasi tersebut dan menemukan tubuh korban dalam kondisi tewas dengan posisi tengadah di bawah tebing, dengan wajah yang hancur, diduga akibat benturan kepala.
Pada pukul 13:52 WITA, tim SAR Polda Bali tiba di lokasi dan melanjutkan proses evakuasi jenazah korban, dibantu oleh personel Polsek Petang, Tim Identifikasi Polres Badung, serta TNI Koramil Petang. Jenazah berhasil dievakuasi dan dibawa ke atas jembatan pada pukul 15:50 WITA.
Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke mobil PMI Kabupaten Badung dan langsung dibawa ke rumah duka di Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan, dengan pengawalan Provost Polda Bali.
Meskipun Kombes Ariasandy belum memberikan penjelasan resmi mengenai penyebab kematian korban, terdapat spekulasi bahwa korban meninggal dunia akibat bunuh diri.