Anggota DPR Ajak Kaum Perempuan Berdaya, Luncurkan Buku Inspiratif di Trenggalek
Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, menyerukan semangat pemberdayaan perempuan di Trenggalek melalui TGX Women Summit dan peluncuran buku, mendorong kaum hawa bangkit menghadapi tantangan.
Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Novita Hardini, mengajak seluruh perempuan di Indonesia untuk terus menyalakan api perjuangan positif. Ajakan ini bertujuan agar kaum perempuan lebih berdaya dan meningkatkan kualitas dalam isu kesetaraan gender. Momentum penting ini disampaikan dalam forum TGX Women Summit yang diselenggarakan di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.
Acara tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Kartini, yang secara khusus menyoroti peran strategis perempuan. Novita Hardini menekankan bahwa perempuan masih menghadapi berbagai hambatan di berbagai sektor kehidupan. Oleh karena itu, semangat kolektif untuk bangkit dan berdaya sangat diperlukan guna mengatasi tantangan tersebut.
Dalam kesempatan ini, Novita juga meluncurkan buku berjudul “Bising dan Hening” yang berisi kisah inspiratif perempuan. Buku ini diharapkan menjadi ruang ekspresi dan refleksi bagi para perempuan untuk menuangkan pengalaman hidup. Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, yang menegaskan pentingnya gerakan pemberdayaan perempuan.
Mengukuhkan Peran Perempuan Melalui Karya dan Inspirasi
Novita Hardini secara tegas menyatakan bahwa peran perempuan dalam keluarga adalah kunci utama menghadapi dinamika sosial dan ekonomi saat ini. Penguatan kapasitas serta mentalitas perempuan menjadi sangat krusial untuk memastikan ketahanan keluarga dan masyarakat. Ia mengajak perempuan untuk tidak menyerah pada tantangan, melainkan menjadikannya motivasi untuk terus berkembang.
Peluncuran buku “Bising dan Hening” menjadi salah satu wujud nyata dari upaya pemberdayaan perempuan. Buku ini mengisahkan perjalanan sejumlah perempuan dalam menghadapi dan melewati berbagai persoalan hidup yang kompleks. Novita berharap, melalui tulisan, setiap perempuan dapat menjadikan pengalaman hidup sebagai pelajaran berharga.
Lebih lanjut, buku tersebut diharapkan dapat menjadi nasihat terbaik bagi diri mereka di masa depan, serta menginspirasi perempuan lainnya. Ini adalah platform bagi perempuan untuk mengubah pengalaman pribadi menjadi karya yang bermakna. Inisiatif ini menunjukkan bahwa ekspresi diri dapat menjadi kekuatan besar dalam perjuangan positif.
Dorongan Ekonomi Kreatif dan Kolaborasi Komunitas
Selain peluncuran buku, TGX Women Summit juga memutar film dokumenter dan animasi karya anak muda Trenggalek. Karya-karya ini dinilai memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat nasional, menunjukkan bakat lokal yang patut didukung. Novita Hardini berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan ekonomi kreatif di daerah.
Pihaknya akan menggandeng talenta muda melalui berbagai program pelatihan dan kolaborasi, guna memaksimalkan potensi mereka. Inisiatif ini tidak hanya berfokus pada pemberdayaan perempuan secara langsung, tetapi juga menciptakan ekosistem pendukung. Dengan demikian, perempuan dan pemuda memiliki lebih banyak peluang untuk berkarya dan berkontribusi.
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, menyambut baik inisiatif ini dan menekankan bahwa gerakan pemberdayaan perempuan harus melibatkan semua pihak. Termasuk laki-laki, untuk menciptakan lingkungan yang mendukung kesetaraan gender. Ia mengaku terinspirasi oleh semangat yang digaungkan dalam kegiatan tersebut, mengajak masyarakat menumbuhkan kemauan dan keberanian memperbaiki diri.
Menurut Bupati, perayaan Hari Kartini bukan hanya milik perempuan, melainkan milik semua orang yang memiliki kemauan untuk menjadi lebih baik. Ini mencerminkan pandangan inklusif terhadap kesetaraan gender dan pengembangan diri. Kolaborasi antara berbagai pihak menjadi kunci keberhasilan dalam mencapai tujuan pemberdayaan.
Sumber: AntaraNews