LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Anggaran Infrastruktur RAPBD-P Tangsel 2021 Meningkat, Bantuan Warga Miskin Berkurang

Nota keuangan dalam RAPBD-P 2021 itu merincikan adanya peningkatan anggaran dari sebelumnya sebesar Rp3,245 triliun menjadi Rp3,610 trilun atau naik sebanyak Rp 365 miliar dari APBD tahun 2021 yang telah disahkan sebelumnya.

2021-09-06 23:50:58
penghematan anggaran
Advertisement

Pemerintah Kota Tangerang Selatan, rupanya ingin betul-betul mendorong perekonomian daerah melalui peningkatan belanja infrastruktur. Hal itu tercermin dari bertambahnya alokasi anggaran proyek infrastruktur dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah-Perubahan (RAPBD-P) tahun 2021 ini.

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie dalam rapat paripurna penyampaian nota keuangan perubahan RAPBD-P tahun 2021 merinci adanya penambahan dan pengurangan alokasi belanja daerah pada kuartal 3 2021 ini.

"Pada struktur belanja modal jalan, jaringan, dan irigasi semula Rp240 miliar ada penambahan Rp59 miliar atau sebesar 24,92 persen, sehingga menjadi Rp300 miliar," kata Benyamin Davnie dalam nota keungan RAPBD-P 2021 dibacakan di ruang paripurna DPRD Tangsel, Senin (6/9).

Advertisement

Nota keuangan dalam RAPBD-P 2021 itu merincikan adanya peningkatan anggaran dari sebelumnya sebesar Rp3,245 triliun menjadi Rp3,610 trilun atau naik sebanyak Rp 365 miliar dari APBD tahun 2021 yang telah disahkan sebelumnya.

Benyamin merincikan, dari total penambahan anggaran perubahan tahun 2021 tersebut, alokasi Belanja Modal Gedung dan Bangunan yang semula Rp290 miliar bertambah 12,08 persen menjadi Rp325 miliar.

Penambahan anggaran perubahan yang tersisa 4 bulan itu, juga bertambah untuk belanja modal peralatan dan mesin. Dari sebelumnya hanya dianggarkan Rp 112 miliar, pada APBD Perubahan 2021 ini ditambah sebesar Rp66 miliar atau 58,94 persen menjadi Rp178 miliar.

Advertisement

“Belanja modal peralatan dan mesin di APBD Perubahan yang diusulkan menjadi Rp178 miliar,” ungkap Benyamin dihadapan para pimpinan dan sejumlah anggota DPRD Tangsel.

Ironisnya, di tengah persoalan Pandemi Covid-19 dengan tingkat kemiskinan dan pengangguran yang semakin bertambah di Tangsel, struktur belanja modal bantuab sosial (Bansos), bagi masyarakat miskin di Tangsel, justru terjadi pengurangan menjadu Rp14 miliar.

“Belanja Bansos pada Perubahan APBD 2021, dialokasikan Rp21 miliar berkurang sebesar Rp7,1 miliar atau turun 32,34 persen, menjadi sebesar Rp14 miliar,” ungkap dia.

Wakil Ketua DPRD Kota Tangsel, Iwan Rahayu mengatakan, usulan Perubahan APBD 2021 tersebut selanjutnya akan masuk pada Pandangan Umum Fraksi.

“Selanjutnya paripurna Pandangan Umum Fraksi. Nanti semua fraksi akan memberikan tanggapannya terhadap susunan anggaran perubahan 2021,” ucapnya.

Baca juga:
Rincian Alokasi Anggaran PUPR 2022 Rp100,59 Triliun
Garut Defisit Anggaran Rp600 Miliar, Perjalanan Dinas Dikurangi hingga 70 Persen
Per 23 Agustus, Realisasi Anggaran BPK Capai Rp2,1 Triliun
Menteri Sri Mulyani Tegaskan Telah Minimalkan Potensi Korupsi APBN Saat Pandemi
Toilet Rp 134 Juta Per Unit di 18 SD Kota Serang, Belum Termasuk Biaya Sanitasi Air

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.