Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Garut Defisit Anggaran Rp600 Miliar, Perjalanan Dinas Dikurangi hingga 70 Persen

Garut Defisit Anggaran Rp600 Miliar, Perjalanan Dinas Dikurangi hingga 70 Persen Bupati Garut, Rudy Gunawan. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Bupati Garut, Rudy Gunawan mengatakan bahwa terjadi defisit anggaran saat pihaknya melakukan penyusunan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022. Defisit anggaran tersebut setidaknya mencapai Rp600 miliar ditambah pengurangan Rp200 miliar karena efisiensi dana transfer umum.

Dengan kondisi tersebut, Rudy mengaku bahwa ia sudah menginstruksikan pada pengguna anggaran (PA) dan kuasa pengguna anggaran (KPA) untuk tetap ada di wilayah Kabupaten Garut. Hal tersebut harus dilakukan agar penyusunan APBD 2022 seimbang antara pendapatan dan rencana pengeluaran.

“Para PA dan KPA nanti sewaktu-waktu tidak boleh ke luar kota. Ke luar kota itu tidak boleh ke luar Nagreg, tidak boleh keluar daripada Kabupaten Garut. Jadi harus ada di Garut. Kita akan melakukan langkah-langkah untuk bisa menyusun APBD 2022 yang seimbang, antara pendapatan dan rencana pengeluaran karena kita masih ada defisit Rp600 miliar rupiah,” kata Rudy, Senin (6/9).

Langkah lainnya, Bupati menyebut bahwa pihaknya juga akan mengurangi perjalanan dinas para aparatur sipil Negara (ASN). Pengurangan perjalanan dinas itu setidaknya akan dikurangi sampai 70 persen.

“Sekarang (perjalanan dinas) dikurangi, kita kan sudah diambil lagi, kami mengurangi perjalanan dinas 70 persen. Dikurangi tahun depan 70 persen, (jadi) tahun ini 70 persen tahun depan ya 70 persen lagi kan sekarang katanya gak usah rapat itu (tatap muka), rapatnya rapat (via) zoom,” tandasnya.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP