Ancaman Budi Waseso tangkap sipir Lapas jaringan mafia narkoba
Budi Waseso: Tunggu waktu yang pas, kita akan operasi tangkap tangan.
Badan Narkotika Nasional (BNN) membidik peredaran narkoba di dalam lembaga pemasyarakatan (Lapas). Kepala BNN Budi Waseso geram dengan petugas lembaga pemasyarakatan (lapas) yang terlibat peredaran narkoba di dalam penjara.
Sebab, praktik peredaran narkoba dari dalam lapas hampir pasti melibatkan petugas lapas. Budi Waseso mengaku sudah mengantongi nama-nama petugas lapas yang terlibat jaringan narkoba dalam penjara. Informasi itu akan ditindak lanjuti dengan pihak Kementerian Hukum dan HAM agar petugas lapas bisa segera ditangkap.
"Tunggu waktu yang pas, kita akan operasi tangkap tangan," kata Budi di Garbage Plant Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (10/2).
Dari pengungkapan terakhir BNN memperlihatkan praktik peredaran narkoba yang dikendalikan napi Nigeria berinisial LAS (63), MA (29) dan SL (42), di salah satu lapas daerah Jakarta.
Dari para napi didapati sabu seberat 13 kilogram lebih yang disita BNN pada 8 Januari 2016. "Ini bukti kalau pengendalian bisnis narkoba dari dalam lapas masih sangat aktif, masih gencar," tuturnya.
Baca juga:
Budi Waseso: Saya maunya pengedar melawan biar tahu rasanya peluru
Buwas ingatkan Menkum HAM untuk segera eksekusi mati 151 terpidana
Pengedar narkoba di Aceh dibekuk, satu pelaku kabur
Pemerintah tolak permintaan Rusia ekstradisi 6 warga kasus narkoba
Residivis dibekuk kedapatan simpan ganja 1,75 kg di dalam freezer