Anak SD menderita tumor di wajah, keluarga kesulitan biayai operasi
Furkon sebelumnya juga telah menjalani operasi pengangkatan tumor di badan.
Di tengah sunyinya ruang perawatan anak di RSUD Banten, terdengar jelas teriakan seorang anak kecil dari salah satu ruangan perawatan. Suara jeritan meminta pulang karena ingin sekolah, keluar dari ruang 464, tempat dirawatnya Muhamad Furkon (10) anak penderita tumor.
Teriakan "pulang ingin sekolah" keluar dengan cukup keras dari mulut Furkon yang menderita tumor pada bagian wajah. Furkon yang merupakan putra dari Agus Mulyono (30) dan Ruroha (27) warga Terumbu, Kecamatan Kota Serang menderita tumor sejak bertahun-tahun, hingga tumor tersebut menjalar kebagian mata dan membuat tumbuh Furkon kurus.
Furkon sebelumnya menderita tumor pada bagian perut dan sudah dilakukan pengangkatan pada 6 bulan lalu. Dan kini furkon kembali menderita tumor pada bagian muka, yang menyebabkan dirinya hanya bisa terbaring di ruang perawatan anak RSUD Banten. Furkon terbaring selama 11 hari dengan kondisi wajah membengkak hingga mengganggu pengelihatannya.
Pihak keluarga terus berupaya keras untuk kesembuhan Furkon bocah kelas 4 SD, yang kini hanya bisa terbaring dengan mata tertutup akibat terus menjalarnya tumor.
"Sudah jual rumah seharga Rp 40 juta untuk biaya berobat," kata Iroh bibi Furkon yang tengah menjaga di rumah sakit, Banten, Kamis (15/1).
Iroh mengatakan, uang hasil penjualan rumah telah habis digunakan untuk biaya Furkon berobat, yang sebelumnya sudah melakukan pengangkatan tumor pada bagian perut.
"Buat berobat, buat beli obat beli darah, kan BPJS obat dan darah juga beli," kata Iroh.
Baca juga:
4 Anak di Banten hidup miskin di rumah tanpa atap
Kisah pilu 4 anak Banten hidup miskin di rumah tanpa atap
Pengubahan raskin menjadi uang elektronik dilakukan tahun depan
Menko Puan Maharani siapkan Rp 18,8 T untuk program raskin
5 Fakta angka kemiskinan menurun masa pemerintahan SBY
40 Tahun jual kinang di Sekaten, nenek Suto tak kenal lelah