LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Anak Eks Gubernur Bali Disebut Nikmati Duit Panas Izin Pengembangan Pelabuhan Benoa

Saat ditanya uang yang dipakai Sandoz itu buat apa. Gung Alit menjawab tidak tahu. Namun, saat ditanya siapa itu Sandoz ia dengan tegas menjawab Sandoz merupakan anak eks Gubernur Bali Mangku Pastika periode 2008-2018.

2019-04-11 18:07:26
Penipuan
Advertisement

Pernyataan mengejutkan dari Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bali, yakni Anak Agung Ngurah Alit Wiraputra, terkait dugaan kasus penipuan pengurusan izin pelebaran kawasan Pelabuhan Pelindo Benoa, Bali.

Anak Agung Ngurah Alit Wiraputra merupakan caleg partai Gerindra yang maju ke kursi DPR RI ini. Saat digiring keluar oleh petugas kepolisian dan akan dimasukkan ke sel tahanan di Mapolda Bali, sambil digiring ia dengan jelas mengatakan bahwa uang hasil penipuan Rp 16 miliar terkait izin pengembangan pelabuhan Benoa, Bali, bukan hanya dinikmati oleh dirinya saja. Tetapi juga dinikmati oleh 3 rekannya Candra Wijaya, Made Jayantara dan Sandoz.

"Uangnya itu oleh Made Jayantara dan Sandoz dan Candra Wijaya. 50 persen dari total itu untuk Sandoz. Sisanya 50 persen untuk kami bertiga," ucap Gung Alit, Kamis (11/4) sore.

Advertisement

Saat ditanya uang yang dipakai Sandoz itu buat apa. Gung Alit menjawab tidak tahu. Namun, saat ditanya siapa itu Sandoz ia dengan tegas menjawab Sandoz merupakan anak eks Gubernur Bali Mangku Pastika periode 2008-2018.

Ia juga mengatakan, bahwa kesepakatan izin pengembangan Pelabuhan Benoa Bali tersebut. Awalnya dilakukan oleh Sandoz dan Sutrisno Lukito Disastro yang merupakan pelapor atau korban.

"Karena memang awalnya perjanjian ini antara Sutrisno dan Sandoz. Awal dari kesepakatan ini antara Sutrisno dan Sandoz bukan dengan saya. Saya diminta untuk sebagai pengganti Sandoz Karena beliau (Sandoz) adalah putra Gubernur pada saat itu. Makannya, saya diminta untuk menggantikan posisi beliau (Sandoz)," ungkap Gung Alit.

Advertisement

Saat ditanya oleh para awak media, apakah benar dirinya akan melarikan diri karena pergi ke Jakarta. Gung Alit menegaskan hal tersebut tidak benar.

"Tidak, saya tidak melarikan diri. Kalau melarikan diri saya tidak datang kesini. Itu tidak betul itu," ujarnya.

Baca juga:
Kronologi Kasus Penipuan Caleg Gerindra di Bali
Polda Bali Tahan 2 Tersangka Kasus Penipuan Bos Maspion
Diduga Terlibat Penipuan Perizinan, Ketua Kadin Bali Ditangkap di Jakarta
Ditahan Terkait Penipuan, Sudikerta Berencana Tempuh Jalur Kekeluargaan dengan Korban
Tergiur Bonus Barang Antik, Guru Renang Tertipu Teman Sendiri Rp 95 Juta
Terlilit Utang, Warga Kebumen Ini Gadaikan 5 Motor Milik Tetangga

(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.