Anak ayam diwarnai pakai pewarna tekstil demi raup untung gede
Ati, si penjual menganggap anak ayam sebagai mainan bernyawa, maka wajar kalau ada yang mati karena keracunan pewarna.
Demi meraup untung yang besar, para pedagang bibit ayam boiler ini mewarnai anak ayam tersebut dengan zat pewarna berbahaya, yakni dengan bahan pewarna tekstil (pewarna pakaian). Bahan pewarna yang tidak semestinya untuk hewan ini sangat membahayakan bagi tubuh hewan.
Ati (47), perempuan paruh baya ini menjual bibit ayam secara grosir di salah satu kios miliknya yang berada di wilayah Jakarta Timur. Mulai dari bibit ayam polos (tanpa warna), maupun bibit ayam yang sudah diwarnai dengan zat pewarna tekstil.
"Pelanggan banyak yang suka anak ayam yang diwarnain. Jadi kita jual bukan hanya bibit anak ayam polos saja," kata Ati saat ditemui merdeka.com di Jakarta Timur, Selasa (29/3).
Ati mengaku bibit ayam itu diwarnai dengan zat pewarna tekstil. Namun dia merahasiakan (enggan memaparkan) cara mewarnai bibit-bibit ayam tersebut.
"Iya diwarnain pakai pewarna biar menarik. Sesuai selera warna yang kita sukai, ada warna hijau, merah, kuning, ungu. Pokoknya warna yang menarik buat anak-anak. kan pembelinya rata-rata anak-anak sekolah," ujar Ati.
Lebih dalam Ati mengungkapkan, dengan strategi pewarnaan itu, dirinya bisa meraup untung yang besar. Dia tidak mempedulikan dampak pewarna beracun bagi anak ayam itu, yang mengakibatkan anak ayam menjadi pusing dan mengalami kematian.
"Ya namanya juga 'mainan' bernyawa, ya kalau mati wajar. Untungnya kan lumayan gede. Banyak yang beli soalnya, apalagi kalau lagi ramai buat acara tertentu semisal ulang tahun. Bukan cuma pedagang eceran doang yang beli," kata Ati yang memiliki kios bibit ayam cukup besar ini.
Dari pantauan merdeka.com, dari sepanjang kios yang ada di Jakarta Timur itu, terlihat kios Ati saja yang menjual bibit ayam warna warni. Banyak pelanggan yang membeli ke Ati untuk dijual kembali, baik secara grosir maupun secara per ekor.
Anak ayam warna warni memang terlihat lebih menarik dari pada anak ayam yang polos. Namun, dari segi daya tahan tubuh, anak ayam warna warni ini terlihat mudah sakit. Beberapa anak ayam yang sudah lemas dipisahkan dan dibiarkan mati tanpa diberikan perawatan pakan dan air.
Baca juga:
Keji, anjing betina diperkosa lalu digantung di pohon hingga mati
Bisnis ilegal jual kulit harimau dan buaya, SH diringkus polisi
Aktivis paksa penyiksa binatang makan kotoran kucing
Jual daging harimau ke restoran, 2 pria Thailand ditangkap polisi
14 Orang utan korban hiburan di Thailand dipulangkan ke Indonesia
[Video] Tembak mati unta sambil nyetir, tentara Israel dipenjara
BKSD usut 50 warga Tapanuli Selatan pemakan daging harimau Sumatera