LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA
  2. REGIONAL

Alat Penting buat Deteksi Gempa di Gunung Tangkuban Parahu Dicuri!

Di lokasi, terdapat sisa-sisa perusakan bekas pelaku pencurian.

Rabu, 01 Nov 2023 13:57:00
tangkuban parahu
Alat Penting buat Deteksi Gempa di Gunung Tangkuban Parahu Dicuri! (merdeka.com)
Advertisement

Pencurian itu diketahui pada 30 Oktober 2023 saat tim PVMBG melakukan pemeriksaan.

Alat Penting buat Deteksi Gempa di Gunung Tangkuban Parahu Dicuri! © 2023 merdeka.com

Alat Penting buat Deteksi Gempa di Gunung Tangkuban Parahu Dicuri!

Sejumlah alat penunjang untuk mendeteksi gempa di Pos Pengamatan Gunung Tangkuban Parahu dicuri.

Pihak pengelola sudah mengganti sementara alat yang hilang agar fungsi pendeteksi gempa tidak terganggu.

Diketahui, fasilitas yang dicuri adalah kabel-kabel dari alat sistem transmisi repeater. Pusat Vulkanologi Mitigasi dan Bencana Geologi (PVMBG) menggunakan alat pengganti sementara.

Pencurian itu diketahui pada 30 Oktober 2023 saat tim PVMBG melakukan pemeriksaan. Di lokasi, terdapat sisa-sisa perusakan dan setelah dicek lebih lanjut, kabel sistem transmisi sudah hilang.

Mereka pun akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sagalaherang, Subang.

"Kabel-kabelnya dicuri. Jadi untuk sementara, ada beberapa alat yang tidak berfungsi," ungkap Ahmad Basuki, Ketua Tim Kerja Gunung Api, PVMBG, saat dihubungi, Selasa (1/11).

"Tapi ada alat lain yang masih berfungsi, itu cadangan. Sistem powernya masih ada," ia melanjutkan.

Advertisement

@merdeka.com

Gunung Tangkuban Perahu © 2023 maverick

Dengan demikian, ia memastikan pemantauan gunung Tangkuban Parahu masih tetap bisa dilakukan.

Advertisement

"Kita masih punya beberapa alat pantau seismik dan informasi, kemudian lima sistem seismik, kemudian dari GPS ada lima seismik. Jadi yang terganggu adalah sistem transmisi repeater dari dua stasiun seismik."

Ketua Tim Kerja Gunung Api. 

Advertisement

@merdeka.com

Berita Terbaru
  • Iran Tegaskan Mustahil Kembali Buka Selat Hormuz di Tengah Pelanggaran Gencatan Senjata Terang-terangan
  • Ketahui Aturan Haid saat Umrah Agar Tak Bingung, Simak Penjelasannya Berikut Ini
  • Jumlah Sekolah Swasta Gratis di Jakarta Ditambah Jadi 103, Anggarannya Tembus Rp282,4 Miliar
  • Pollisi Bongkar Sindikat Modus Ganjal ATM yang Raup Ratusan Juta, 4 Pelaku Langsung Ditangkap
  • Warga Indonesia Ternyata Gemar Bayar Pakai QRIS, Pertumbuhannya Capai 111,94 Persen
  • tangkuban parahu
Artikel ini ditulis oleh
Editor LIa Harahap
A
Reporter Aksara Bebey
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.