Alasan Roy Suryo acungkan jempol hingga bikin sidang Jessica gaduh
Kehadiran Roy Suryo sebelumnya membuat persidangan gaduh.
Pakar telematika Roy Suryo menilai kesaksian ahli digital forensik yang dihadirkan kubu terdakwa Jessica Kumala Wongso, Rismon Sianipar sangat bertentangan. Roy mengatakan, kesaksiannya sebagai ahli banyak melanggar ilmu pengetahuan.
"Apa yang dilakukan Rismon banyak lakukan kesalahan tidak tepat dan langgar ilmu pengetahuan. Salah satu contoh soal resolusi gambar dia bilang resolusi itu salah bohong itu tidak betul," kata Roy di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (15/9).
Roy mengaku kesaksian ahli tersebut membuat dirinya merasa dilecehkan. Dia juga tak rela ilmu pengetahuan dipermainkan.
"Saya tadi hanya tidak rela lihat ada ilmu pengetahuan dilecehkan," ucap Roy.
Roy justru salut dengan sikap ahli JPU M. Nuh. "Saya salut hormat sama Pak Nuh karena keterangannya tidak diperlukan," ungkapnya.
Roy memilih pulang dan tak lagi mendengarkan kesaksian ahli Rismon di persidangan.
"Lebih baik saya tidak dengar apa yang dikatakan ahli tadi, lebih baik saya mundur daripada masyaralat ditontonkan yang tidak benar," ujar Roy.
"Tidak tepat kalau analisa gambar dari tv apalagi youtube karena banyak distorsi makanya saya tadi senyum saja makanya saya tadi sampaikan betul (jempol) tapi dianggap menunjuk saya terima, memang saya sudah saat pulang sudah azan magrib dan saya enggak rela mengaku ahli dengar keterangannya banyak kesalahan. Dia melacurkan itu sendiri," sambung Roy.
Sebelumnya, sidang ke-21 perkara dugaan pembunuhan Mirna kembali diwarnai kegaduhan. Peristiwa itu terjadi setelah ahli digital forensik AKBP Muhammad Nuh hendak meninggalkan area persidangan.
Sebelumnya sempat terjadi perdebatan panjang antara ahli JPU Nuh dan ahli kubu Jessica Rismon Sianipar, penasihat hukum dan jaksa penuntut umum (JPU).
Saat saksi Nuh menyatakan pendapatnya kepada Majelis Hakim, pakar telematika Roy Suryo terus mengacungkan jempol disetiap ucapan Nuh. Hal inilah yang membuat ketua tim penasihat hukum Jessica, Otto Hasibuan berang.
Otto menilai, Roy tidak menghargai jalannya persidangan. Namun Otto menyalah artikan dengan menunjuk ke Majelis Hakim.
"Itu Roy Suryo ngapain ngacungin jari ke Majelis Hakim? Anda tidak menghargai persidangan," kata Otto dengan nada tinggi di ruang sidang Koesoemah Atmadja 1 Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis.(15/9).
Dituding seperti itu, Roy yang duduk di kursi terdepan penonton langsung berdiri. Roy hanya bediri menunggu Nuh keluar dari area sidang.
Sementara itu pengunjung ruang sidang pun ikut geram dengan tingkah Roy. Mereka pun bersorak dan meminta Roy meninggalkan ruang sidang secepatnya. Tak hanya itu penonton juga meminta aparat keamanan menggiring Roy keluar ruang sidang.
"Woooooo... keluar sana, ngurus negara aja enggak bener lo," papar salah satu pengunjung di ruang sidang.
"Polisi mana polisi, itu dibawa keluar saja," kata pengunjung lainnya.
Roy pun keluar dengan dikawal oleh provos bersam dengan Nuh. Sambil keluar Roy pun berbicara dengan lantang.
"Ahli itu enggak perlu bohong," kata Roy di dekat pintu keluar ruang sidang.
Di luar ruang sidang, Roy pun mengaku salah dan meminta maaf. Emosinya terpancing saat ahli kubu Jessica membelokkan ilmu pengetahuan.
"Saya tadi datang yah mungkin memang ada hal yang sedikit kurang pas di sidang saya mohon maaf saya memang hanya bela ilmu pengtahuan. Seorang ahli boleh salah, boleh tidak tepat, tapi gak boleh bohong," kata Roy di luar ruang sidang.
Baca juga:
Dua ahli tengah berdebat, Roy Suryo bikin gaduh persidangan Jessica
Ahli kubu Jessica dan JPU debat sengit soal rekaman CCTV di sidang
Ahli forensik sebut visum terhadap jenazah Mirna sudah akurat
Ahli kubu Jessica nilai rekaman CCTV di Olivier tak bisa dianalisis
Ahli kubu Jessica sebut teknik modifikasi ahli JPU primitif
Roy Suryo sebut keterangan saksi kubu Jessica banyak kesalahan
Kuku Jessica seperti nenek lampir, ahli duga CCTV telah diedit