Alasan Prabowo Kumpulkan Rektor Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta di Istana
Pertemuan ini dihadiri 184 rektor perguruan tinggi seluruh Indonesia.
Presiden Prabowo Subianto menjelaskan alasan dirinya mengumpulkan rektor serta pimpinan perguruan tinggi negeri dan swasta di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (13/3).
Prabowo mengatakan dirinya ingin berdiskusi dan bertukar pandangan dengan para rektor terkait kebijakan pemerintah.
"Saya mengundang saudara-saudara sore hari ini untuk memberi penjelasan. Tentang apa yang sudah kita kerjakan, apa yang akan kita kerjakan dalam waktu yang akan datang," jelas Prabowo saat memberikan sambutan.
Selain itu, Prabowo ingin berdiskusi tentang kondisi di Indonesia dan dunia. Hal ini dinilai penting untuk kebijakan pemerintah ke depannya.
"Dan tentang keadaan, keadaan yang berlaku, di bangsa kita. Dan keadaan yang berlaku di tingkat global di dunia. Karena apa yang terjadi di dunia akan mempengaruh kita sehingga kita patut untuk memahami apa yang sedang terjadi," katanya.
184 Rektor Hadir
Sementara itu, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menyampaikan pertemuan ini dihadiri 184 rektor perguruan tinggi seluruh Indonesia. Sebanyak 124 rektor di antaranya merupakan rektor perguruan tinggi negeri.
"Kemudian perwakilan rektor PTS (swasta) ada 40, selanjutnya 18 perguruan tinggi keagamaan, serta 17 LLDT seluruh Indonesia yang merupakan pembina PTS-PTS yang tersebar di seluruh Indonesia," tutur Brian.
Dia mengajak seluruh pimpinan perguruan tinggi yang hadir menjadikan pertemuan ini sebagai titik tolak bagi kolaborasi kerja sama yang lebih erat. Brian berharap pandangan dan arahan Prabowo dapat dijadikan referensi untuk melakukan riset serta inovasi.
"Selanjutnya setelah kita kembali ke kampus masing-masing, menanti tugas mulia dari Bapak Ibu Pimpinan Perguruan Tinggi untuk melahirkan generasi penuh harapan serta melakukan riset dan inovasi yang berdampak," ucap Prabowo.