Aksi Bersih-bersih Kalsel: DLH Kalsel Kumpulkan Dua Ton Sampah Peringati Hari Lingkungan Hidup
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) sukses menggelar aksi bersih-bersih serentak, mengumpulkan dua ton sampah dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, meningkatkan kesadaran masyarakat.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) baru-baru ini menggelar aksi bersih-bersih serentak di kawasan Jalan Ahmad Yani Kota Banjarmasin dan Kabupaten Banjar. Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026. Melalui aksi ini, sekitar dua ton sampah berhasil dikumpulkan dari berbagai lokasi.
Aksi bersih-bersih ini tidak hanya terpusat di satu titik, melainkan dilakukan serentak di 13 kabupaten/kota se-Kalsel. Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalsel, Subhan Nor Yaumil, menyatakan bahwa gerakan ini bertujuan untuk membersihkan ruang publik daerah. Fokus utama kegiatan difokuskan pada kawasan Jalan Protokol Ahmad Yani, yang juga menjadi lokasi pelaksanaan Car Free Day (CFD).
Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di kabupaten/kota turut serta dalam pelaksanaan aksi bersih lingkungan ini di berbagai titik. Pembagian titik pembersihan dilakukan secara terkoordinasi oleh DLH Kalsel. Hal ini memastikan setiap perangkat daerah memiliki lokasi kerja yang jelas dalam pelaksanaan aksi bersih lingkungan di lapangan.
Kolaborasi Serentak untuk Lingkungan Bersih
Subhan Nor Yaumil menjelaskan, aksi bersih-bersih ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah terhadap lingkungan. Seluruh OPD di 13 kabupaten/kota turut serta dalam gerakan kebersihan ini. Ini merupakan upaya kolektif untuk menjaga kebersihan lingkungan di Kalimantan Selatan.
Kegiatan utama difokuskan pada kawasan Jalan Protokol Ahmad Yani. Lokasi ini dipilih karena menjadi pusat Car Free Day (CFD) yang ramai aktivitas masyarakat. DLH Kalsel membagi lokasi pembersihan kepada perangkat daerah yang terlibat, memastikan cakupan area yang luas.
Selain itu, sejumlah ruas jalan lain di wilayah perkotaan juga menjadi target pembersihan dalam aksi bersih-bersih Kalsel ini. Setiap perangkat daerah memiliki penugasan spesifik untuk area masing-masing. Aksi ini berlangsung secara serentak di lapangan, menunjukkan koordinasi yang baik antarinstansi.
Dua Ton Sampah Terkumpul, Dorong Kesadaran Masyarakat
Berdasarkan data dari DLH Kalsel, total sampah yang berhasil dikumpulkan mencapai sekitar 129 karung. Jumlah ini setara dengan dua ton sampah dari berbagai titik pelaksanaan kegiatan di wilayah tersebut. Sampah yang terkumpul terdiri atas sampah plastik dan sampah campuran hasil aktivitas pembersihan.
Sampah-sampah ini merupakan hasil aktivitas pembersihan yang dilakukan di sepanjang jalur utama hingga kawasan Kilometer (KM) 7. Pembagian titik pembersihan yang terkoordinasi oleh DLH Kalsel memastikan efektivitas aksi. Ini juga memudahkan pemantauan hasil pengumpulan sampah.
Subhan Nor Yaumil berharap kegiatan aksi bersih-bersih Kalsel ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat. Kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungan di ruang publik sangat penting, terutama di jalan protokol serta kawasan sungai. Upaya ini merupakan bagian dari keberlanjutan lingkungan daerah.
Dukungan Sarana Pengelolaan Sampah
Dalam kesempatan yang sama, DLH Kalsel juga menyalurkan bantuan sarana dan prasarana pengelolaan sampah. Bantuan ini merupakan bentuk komitmen nyata dalam penanganan sampah di daerah. Ini diharapkan dapat mendukung upaya pengelolaan sampah berkelanjutan.
Bantuan tersebut meliputi kendaraan roda tiga pengangkut sampah. Selain itu, tong sampah kompos juga turut diserahkan kepada pemerintah daerah. Penyaluran bantuan ini bertujuan untuk memfasilitasi proses pengumpulan dan pengolahan sampah.
Bantuan ini diserahkan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan pengelolaan sampah di kedua wilayah tersebut dapat lebih optimal. Ini juga mendukung tujuan jangka panjang untuk lingkungan yang lebih bersih.
Sumber: AntaraNews