Adiknya dianiaya Bapak hingga tewas, Dina bocah 9 tahun trauma berat
Dina Marcelina (8) diduga mengetahui penyiksaan yang dilakukan oleh ayahnya hingga membuat adiknya meregang nyawa.
Proses hukum kasus kekerasan hingga meninggal dunia yang dilakukan ayah terhadap anaknya di Malang, Jawa Timur masih terus berjalan. Tersangka, Deni diperiksa secara intensif sejak diketahui sebagai penyebab meninggalnya Kasih Ramadani (8), putri keduanya Sabtu (21/2).
Polisi juga berencana meminta keterangan kakak korban, Dina Marcelina (9) yang diduga mengetahui penyiksaan yang dilakukan oleh ayahnya. Karena Dina juga menerima penyiksaan meski tidak separah adiknya. Dina sendiri mengalami trauma dan sekarang sedang diamankan.
"Kami akan hadirkan anak pertama untuk diperiksa, tentunya akan didampingi oleh psikolog. Karena si anak pastinya trauma dengan kejadian itu," kata Kanit PPA Satreskrim Polres Malang, Iptu Sutiyo di Malang, Senin (23/2/2015).
Selama pemeriksaan, Dina nantinya akan mendapat pendampingan dari Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Malang. Pemeriksaan akan dilakukan setelah semua dianggap sudah memungkinkan.
Deni menyiksa putrinya hingga meninggal dunia dengan menggunakan sebatang bambu. Korban meninggal, sesaat setelah mendapat pukulan sekitar 20 kali dari ayahnya. Korban membersihkan lukanya dengan air sebelum kemudian meminta maaf pada ayahnya. Dalam dekapan Deni, Kasih pingsan dan meninggal dalam pelukan.
Atas perbuatan tersebut pelaku dijerat dengan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan hingga meninggal dunia. Tersangka juga dijerat dengan Undang-undang nomor 23 Tahun 2015 tentang Perlindungan Anak.
Sementara itu, Hikmah Bafaqih selaku Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) mengungkapkan bahwa persiapan Dina sebagai saksi sangat dibutuhkan. Trauma yang ditimbulkan akan berdampak secara panjang bagi yang bersangkutan.
"Pengungkapan kasus memang penting tetapi kesiapan mental Dina jauh lebih penting. Kami siap mendampingi, karena sudah tugas kami selama ini," katanya melalui telepon.
Selama ini, kata Hikmah, korban-korban yang dimintai keterangan didampingi oleh psikolog. Secara mental harus dipersiapkan terlebih dahulu. Apalagi dalam kasus yang menyebabkan adiknya meninggal dunia.
Baca juga:
Kisah pilu anak 8 tahun tewas dalam pelukan ayah usai disiksa
Kronologi anak disiksa ayah, minta maaf dan tewas saat dipeluk
Disiksa ayah, putri usia 8 tahun tewas dalam dekapan usai minta maaf
Di sawah, bocah 8 tahun dianiaya ayah pakai bambu hingga tewas
Gara-gara baju, bocah umur 8 tahun tewas dihajar ayah pakai bambu