LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

4 Kali sambangi Bareskrim, Lulung diperiksa sebagai saksi kasus UPS

Lulung berjanji dalam pemeriksaan kali ini ia akan kooperatif dan menjelaskan seluruhnya yang ia ketahui.

2015-11-25 12:04:57
Haji Lulung
Advertisement

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Abraham Lunggana alias Haji Lulung hari ini kembali menyambangi Bareskrim Mabes Polri. Kedatangan Lulung langsung bersama kuasa hukumnya, Razman Arif Nasution yang sudah datang lebih dulu.

Lulung mengaku pemeriksaan kali ini sebagai saksi terkait kasus UPS yang melibatkan anggota DPRD DKI

"Kali ini saya diperiksa, dipanggil sebagai saksi untuk dua teman saya dari DPRD DKI dan mantan DPRD (Fahmi dan Firmansyah) yang diduga tersangka dugaan korupsi pengadaan UPS," kata Lulung di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (25/11).

Lulung berjanji dalam pemeriksaan kali ini ia akan kooperatif dan menjelaskan seluruhnya yang ia ketahui kepada penyidik Bareskrim. "Saya kooperatif. Saya akan jelaskan apa yang ditanya penyidik di dalam‎," janji Lulung.

Di singgung apakah dirinya tidak lelah menjalani pemeriksaan lebih dari empat kali di Bareskrim, Lulung menjawab akan selalu kooperatif dengan penyidik, kapan pun dibutuhkan akan berusaha hadir.

"Intinya saya kooperatif saja, bagaimana penegak hukum menuntaskan persoalan korupsi. Saya sangat mendukung penegakan hukum dan saya kooperatif makanya datang‎," tukasnya.

Seperti diketahui dalam kasus pengadaan UPS pada APBD-P 2014, Bareskrim telah menetapkan empat tersangka. Yaitu dua tersangka dari pihak eksekutif, Alex Usman dan Zaenal Soleman.

Alex diduga melakukan korupsi saat menjabat sebagai pejabat pembuat komitmen (PPK) pengadaan UPS Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Barat. Sementara, Zaenal Soleman saat menjadi PPK pengadaan UPS Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Pusat.

Sedangkan, dua tersangka lainnya dari pihak DPRD, yaitu Muhammad Firmansyah dari Fraksi Partai Demokrat. Lalu, Fahmi Zulfikar dari fraksi Partai Hanura. Keduanya, diduga terlibat dalam kasus UPS saat sama-sama menjabat di Komisi E DPRD DKI Periode 2009-2014.

Baca juga:
Yakinnya Ahok Lulung dkk bakal masuk bui gara-gara korupsi
Tak jadi tersangka kasus UPS, Lulung bilang 'Allah menjaga saya'
Lulung tanggapi Ahok: Jangan sok-sokan akan menyeret orang!
Ini tanggapan Lulung dua anggota DPRD DKI jadi tersangka UPS
Anggota DPRD DKI tersangka UPS, Polri bisa saja panggil Lulung lagi

Advertisement
(mdk/ren)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.