Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tak jadi tersangka kasus UPS, Lulung bilang 'Allah menjaga saya'

Tak jadi tersangka kasus UPS, Lulung bilang 'Allah menjaga saya' Haji Lulung diperiksa Bareskrim. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) telah menetapkan dua tersangka kasus pengadaan uninterruptible power supply (UPS). Mereka adalah anggota DPRD DKI Jakarta, yakni Fahmi Zulfikar dan M Firmansyah.

Penetapan tersebut membuat Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Abraham Lunggana alias Haji Lulung mengaku lega. Dia merasa bersyukur karena merasa tidak pernah terlibat dalam kasus yang sempat menghebohkan publik sejak awal tahun.

"Kalau saya, ya saya kan dari pertama saya katakan, Allah itu Maha Benar, yang benar pasti benar. Insya Allah, Allah menjaga saya," kata Lulung saat dihubungi, Selasa (17/11).

Meski kasus tersebut sempat menyeret namanya, Lulung mengaku legowo sekaligus memaafkan pihak-pihak yang berusaha menjebloskannya ke penjara. Kasus pengadaan UPS itu sendiri disebut-sebut telah merugikan negara hingga Rp 50 miliar itu.

"Misalkan ada orang yang menarget saya, semua saya maafkan. Saya maafkan dengan hati yang tulus dan terbuka," imbuhnya.

Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini puas terhadap kinerja seluruh penyidik dalam mengungkap kasus tersebut. Mereka tetap menjaga profesionalitas meski dihadapkan dengan sejumlah pernyataan yang memojokkan dirinya.

"Dan saya acungkan jempol, apresiasi kepada piak kepolisian yang profesional dan tak terpengaruh opini dan media untuk menyeret saya. Makanya waktu itu saya bilang polisi hebat sangat profesional, tidak melihat opini bahwa saya terseret," pungkasnya.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP