35 Petugas Gabungan Sigap Tambal Tanggul Jati Padang yang Jebol dengan Karung Pasir
Tanggul Jati Padang yang jebol akibat hujan deras dan luapan Kali Mampang kini ditambal sementara dengan karung pasir oleh 35 petugas gabungan. Bagaimana penanganan selanjutnya?
Petugas gabungan sigap menambal sementara tembok tanggul yang jebol di Kelurahan Jati Padang, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Penambalan darurat ini dilakukan menggunakan karung berisi pasir untuk menahan laju air.
Sebanyak 35 personel gabungan dikerahkan untuk melakukan pembersihan dan penanganan awal di lokasi kejadian. Mereka bekerja sama untuk mengatasi dampak genangan yang melanda wilayah tersebut.
Kejadian ini menyusul genangan yang terjadi pada Kamis (30/10) sore sekitar pukul 15.06 WIB akibat curah hujan tinggi. Luapan Kali Mampang juga menjadi pemicu utama genangan di area tersebut.
Penanganan Darurat dan Dampak Genangan
Pelaksana Tugas (Plt) Kelurahan Jati Padang, Rocky Tarigan, menyatakan bahwa 35 personel gabungan telah dikerahkan. Mereka bertugas membersihkan area dan menambal tembok tanggul yang jebol dengan karung berisi pasir sebagai solusi sementara.
Rocky menjelaskan, genangan di sejumlah titik Jati Padang disebabkan oleh curah hujan yang tinggi dan meluapnya Kali Mampang. Selain itu, tembok jebol di Jalan Jati Padang III turut memicu genangan yang mencapai sekitar 40 sentimeter (cm), berdampak pada 190 jiwa.
Penanganan saat ini telah dikoordinasikan bersama Suku Dinas Sumber Daya Air. Rocky berharap proses ini berjalan lancar agar kejadian serupa tidak terulang saat hujan deras kembali mengguyur.
Evakuasi dan Kewaspadaan Warga
Pihak kelurahan telah menyiapkan enam lokasi pengungsian untuk membantu warga yang terdampak genangan. Lokasi ini disediakan bagi mereka yang belum bisa kembali ke rumah.
Namun, pada Jumat pagi pukul 08.30 WIB, semua warga telah kembali ke rumah masing-masing. Genangan air di wilayah Jati Padang sudah surut sepenuhnya.
Warga diimbau untuk terus meningkatkan kewaspadaan terkait anomali cuaca yang diprediksi masih akan berlangsung. Pemerintah setempat juga menyatakan kesiagaan 24 jam untuk memberikan layanan terbaik, terutama dalam penanganan genangan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan bahwa hingga Jumat petang, masih ada satu rukun tetangga (RT) di Jakarta Selatan yang terendam banjir. Ketinggian air di lokasi tersebut tercatat tinggal 30 sentimeter.
Sumber: AntaraNews