3 Markas FPI dilempar molotov, Rizieq bilang 'jangan terprovokasi'
3 Markas FPI dilempar molotov, Rizieq bilang 'jangan terprovokasi'. Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab mengajak massa jangan terprovokasi atas kejadian apapun. Dirinya minta massa tak mudah diadu domba oleh siapapun.
Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab mengajak massa jangan terprovokasi atas kejadian apapun. Dirinya minta massa tak mudah diadu domba oleh siapapun.
Hal tersebut ia sampaikan menanggapi sejumlah posko FPI yang diserang bom melotot oleh pihak tak bertanggungjawab.
"Kita nggak boleh terprovokasi, Takbir. Tiga kali posko FPI dibom molotov. kami tahu itu provokasi supaya kami marah, tapi pada siapa? Kita nggak boleh terpancing, kalau terpancing, musuh kita akan senang karena berhasil adu domba kita," ujar Rizieq saat hadiri aksi massa 112 di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Sabtu (11/2).
Selain itu, Rizieq menyampaikan kalau dirinya telah bertemu dengan Menko Polhukam Wiranto, beberapa hari lalu menyampaikan dan menjelaskan aksi ini.
"Beberapa hari yang lalu, saya berdialog dengan Menko Polhukam. Kami beri gambaran yang komprehensif tentang apa itu aksi 112. Kita jangan terprovokasi, takbir," katanya.
Seperti diketahui sebelumnya, pelemparan bom melotov dilakukan oleh orang tak dikenal. Aksi pelemparan itu dilakukan di tiga posko FPI, yakni daerah Pasar Rebo, wilayah Jakarta Barat, dan Cimanggis Depok.
Baca juga:
Isu Rizieq dijemput paksa semalam, ini kata Mabes Polri
Kasus Munarman, Polda Bali akan periksa Ketua FPI Pusat
Jadi tersangka fitnah pecalang Bali, Munarman ajukan praperadilan
Polri tegaskan kasus jerat petinggi FPI bukan kriminalisasi
Polisi siap layani Jubir FPI Munarman jika ajukan praperadilan
Punya agenda padat, Habib Novel tak hadiri pemeriksaan di Bareskrim
Panglima TNI perintahkan Korem hingga Koramil bantu polisi jaga 112