LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

3 Kabupaten di Sumsel dilanda banjir & longsor hingga jembatan putus

3 Kabupaten di Sumsel dilanda banjir & longsor hingga jembatan putus. Bencana alam kembali terjadi di wilayah Sumatera Selatan pada musim hujan tahun ini. Dalam dua hari terakhir, tiga kabupaten di provinsi itu dilanda banjir, tanah longsor, dan jembatan gantung putus.

2016-11-18 23:32:00
Banjir
Advertisement

Bencana alam kembali terjadi di wilayah Sumatera Selatan pada musim hujan tahun ini. Dalam dua hari terakhir, tiga kabupaten di provinsi itu dilanda banjir, tanah longsor, dan jembatan gantung putus.

Informasi dihimpun, bencana banjir terjadi di Desa Sembatu, Kecamatan, BTS Ulu, Kabupaten Musi Rawas. Kedalaman air mencapai dua meter yang merendam 220 rumah warga.

Banjir juga menghantam belasan rumah di Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Buana Pemaca, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan. Air setinggi dua meter merendam 46 rumah dan memutus jalur transportasi di daerah itu.

Dalam waktu bersamaan, di kabupaten ini juga terjadi tanah longsor di Kelurahan Bumi Agung. Akibatnya, beberapa rumah rusak namun tidak ada korban jiwa dalam musibah itu.

Sementara di Muara Enim, dua jembatan gantung putus dan satu jembatan lain mengalami kerusakan parah setelah dihantam air besar saat hujan deras. Ketiga jembatan itu berada di Desa Padu Raksa, Desa Pulau Panggung, dan Desa Tanjung Lalang.

Putusnya jembatan gantung tersebut membuat warga harus berkeliling sekitar tiga kilometer untuk pergi ke kebun atau ke desa lain. Warga berharap pemerintah setempat segera memperbaikinya agar memudahkan aktivitas.

Koordinator Tagana Sumsel, Adi Darmadi mengungkapkan, semua bencana ini disebabkan hujan deras dengan waktu yang lama. Situasi di lapangan air masih terus naik dan sebagian warga memilih mengungsi ke rumah saudaranya terdekat untuk menghindari banjir susulan.

"Kedalaman air ada yang sudah surut ada yang masih tinggi atau terus naik karena masih diguyur hujan," ungkap Adi kepada merdeka.com, Jumat (18/11).

Saat ini, kata dia, tim Tagana, BPBD dan Dinas Sosial setempat telah ke lokasi untuk mengevakuasi korban terdampak dan memberikan bantuan logistik dan dapur umum.

"Tim kita masih di lapangan untuk terus memantau situasi. Warga diimbau lebih waspada dalam kondisi hujan deras," pungkasnya.

Baca juga:
Lobi dan rawat inap terendam banjir, 9 pasien RSUD dipindahkan
Hujan guyur Banyumas, banjir dan longsor terjadi di beberapa desa
Jemput anak, Silan tewas terseret arus Sungai Manggis yang meluap
Seorang warga Banyumas tewas terseret banjir luapan Sungai Manggis
Bocah korban banjir di Karawang butuh seragam sekolah & alat tulis
Antisipasi banjir, Pemkot Bogor sibuk normalisasi drainase
Jabar sebut banjir Karawang bukti pembangunan waduk Cibeet mendesak

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.