LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

177 Warga Bojonegoro Menderita DBD, 4 Orang Meninggal

177 warga Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur menderita Demam Berdarah Dengue (DBD). Empat di antaranya meninggal dunia. Lokasi empat korban penderita DBD yang meninggal dunia di Kecamatan Kasiman, Margomulyo, Tambakrejo dan Ngraho.

2019-01-30 09:56:06
demam berdarah
Advertisement

177 warga Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur menderita Demam Berdarah Dengue (DBD). Empat di antaranya meninggal dunia. Lokasi empat korban penderita DBD yang meninggal dunia di Kecamatan Kasiman, Margomulyo, Tambakrejo dan Ngraho.

Lokasi empat korban penderita DBD yang meninggal dunia, lanjut dia, di Kecamatan Kasiman, Margomulyo, Tambakrejo, dan Ngraho.

Kasi Penyakit Menular Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro Wheny Dyah mengakui jumlah penderita DBD di daerahnya cenderung meningkat sejak 2018 terus berlanjut memasuki Januari, disebabkan salah satu faktornya pengaruh meningkatnya curah hujan.

Advertisement

"Di berbagai provinsi di Indonesia ada kecenderungan penderita DBD naik termasuk Jawa Timur. Karena kenaikan penderita DBD di Bojonegoro juga cukup tinggi maka antisipasinya dengan memberantas sarang nyamuk (aedes aegypti)," kata dia kepada wartawan, Rabu (30/1).

Untuk itu, Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah menginstruksikan kepada seluruh camat, kepala desa dan kelurahan untuk melakukan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui penerapan satu rumah satu Juru Pemantau Jentik (Jumantik).

Di dalam surat edaran tertanggal 28 Januari 2019 itu diinstruksikan kepada camat, kepala desa dan kelurahan untuk melaksanakan gerakan serentak satu rumah satu juru jumatik di lingkungan rumah, kantor, tempat-tempat umum, sekolah, dan pasar.

Advertisement

"Masih banyak ditemukan jentik nyamuk aedes aegypty di lingkungan rumah tangga, instansi dan tempat-tempat umum," katanya.

Menurut dia, pengasapan (fogging) menggunakan insektisida hanya mampu membunuh nyamuk dewasa saja dan dapat membahayakan kondisi kesehatan manusia. Oleh karenanya (pengasapan) tidak dilakukan secara rutin dan bukan strategi yang baik dalam pencegahan DBD.

Baca juga:
Cegah DBD, Wapres JK Minta Masyarakat Cegah Genangan Air di Selokan
16 Pasien Penderita DBD Dirawat di RSUD Tangerang Selatan
Selain Fogging, Cara Apa yang Efektif untuk Memberantas DBD?
Kasus DBD di Berbagai Daerah Indonesia Diprediksi Bakal Turun Pada Februari
Pasien DBD di RSUD Kota Bekasi Meningkat Tajam
5 Cara Agar Rumah Tak Dimasuki Nyamuk Demam Berdarah

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.