LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

15 Pelajar SMA Negeri 1 Denpasar Positif Corona, PTM Dihentikan Sementara

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali, I Ketut Ngurah Boy Jayawibawa membenarkan 15 siswa SMA Negeri 1 Denpasar positif Covid-19.

2022-01-26 12:05:25
Corona di Indonesia
Advertisement

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali, I Ketut Ngurah Boy Jayawibawa membenarkan 15 siswa SMA Negeri 1 Denpasar positif Covid-19.

"Iya ada 15 (siswa) yang positif Covid-19," kata Boy saat dikonfirmasi, Rabu (26/1).

Sehingga dengan adanya belasan siswa yang positif itu, pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah itu ditutup sementara dan dilakukan secara daring.

Advertisement

"Siswa yang lain kita liburkan. Tapi pola pembelajaran secara daring dan kita ingin menghindari supaya jangan meluas lagi," imbuhnya.

Awal pertama kali ditemukan, bermula ada enam siswa kelas X yang terkonfirmasi positif Covid-19. Lalu saat dilakukan testing dan tracing ditemukan lagi sembilan siswa di kelas XII yang terpapar Covid-19.

"Terhadap sekolah ini, memang ada satu siswa yang awalnya ditengarai terpapar itu. Lalu dilaksanakan testing, tracing, terhadap teman-temannya yang sempat berinteraksi," ujarnya.

Advertisement

"Pola pembelajaran dialihkan menjadi daring atau bukan lagi tatap muka. Mulai hari ini, pelaksanaan secara daring supaya jangan sampai layanan pendidikan itu hanya karena ada yang terpapar semuanya tidak mendapatkan layanan (pendidikan)," jelasnya.

Soal pertimbangan dengan adanya siswa yang positif apakah PTM di Bali akan dikaji lagi. Pihaknya menyebutkan, bahwa untuk hal itu melihat situasi ke depannya karena tidak semua sekolah di Bali terpapar Covid-19.

"Kita lihat situasi perkembangannya karena ini dinamis sifatnya data-data seperti ini. Kalau memang sudah sangat menggejala kenapa tidak, memang harus dialihkan lagi ke daring tetapi tidak tahu ke depannya," ujarnya.

Baca juga:
2 Guru & 3 Murid Terpapar Covid-19, PTM di SMAN 86 Jakarta Disetop Sementara
Bertemu Kepala Kepolisian Malaysia, Kapolri Bahas PMI Ilegal & Antisipasi Omicron
Update Kasus Covid-19 di Indonesia Per 25 Januari 2022
Tracking dan Tracing Dinilai Rendah, PPKM di Garut Kembali ke Level 2
Dua Warga Samarinda Positif Covid-19 usai Pulang Umrah Dirawat di Jakarta
Kasus Omicron Ditemukan di NTB, Pelabuhan Padangbai Bali Diperketat

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.