14 Bandar dan pengedar narkoba diringkus, 20 kg sabu disita
Penangkapan berawal dari tersangka pengedar berinisial RD. Dari tangannya disita 2 kg sabu-sabu.
Tiga kelompok pengedar narkoba jaringan internasional diungkap Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut dalam dua pekan terakhir. Mereka menangkap 14 tersangka bandar dan pengedar dari berbagai lokasi di beberapa kawasan di Sumut.
"Mereka kita ringkus dalam Operasi Bersinar 2016," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut Kombes Pol Reinhard Silitonga, Sabtu (16/4).
Dari tangan para tersangka, petugas juga mengamankan barang bukti berupa 20 kg sabu-sabu yang akan diedarkan di wilayah Sumut. Mereka juga menyita 15 kg ganja kering yang akan dikirim ke Malaysia. Narkoba itu coba diselundupkan lewat jalur laut.
Penangkapan berawal dari tersangka pengedar berinisial RD. Dari tangannya disita 2 kg sabu-sabu yang baru dikirim dari Dumai.
Petugas mengembangkan tangkapan itu. Mereka menciduk 4 bandar sabu-sabu yang biasa beroperasi di kawasan Medan, perbatasan Aceh, serta Tanjung Balai dan Batubara. Sembilan tersangka lainnya merupakan pengedar yang dicocok di wilayah sekitar Medan.
Reinhard mengatakan jaringan internasional yang diungkap ini menggunakan beragam modus untuk memasukkan narkoba ke Sumut. Ada yang memasukkan barang haram itu ke dubur dan menggunakan jalur laut.
"Penangkapan ini masih dikembangkan. Selain itu, kita juga berkoordinasi dengan petugas Bea Cukai serta Imigrasi untuk mengantisipasi upaya penyelundupan narkoba ke daerah ini," sebut Reinhard.
Baca juga:
Rantai dilepas, pemuda stress karena sabu-sabu dikirim ke RS jiwa
Kosan digerebek, seks toy ditemukan & 7 penghuni positif narkoba
Usia produktif di Depok banyak terkena narkoba
Operasi narkoba, polisi gerebek kos-kosan perempuan pekerja malam
Kapolda Sulut minta media tak menekan soal kasus legislator narkoba
Terlibat narkoba, 6 prajurit Kodam Sriwijaya dipecat
Tragis, sedang hamil tiga bulan ibu ini malah pesta sabu