LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

1.000 rumah di Kukar masih terendam banjir

Banjir yang merendam tidak kurang tiga kecamatan di Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur, surut dalam sepekan, setelah ketinggian air sempat mencapai 5 meter. Namun lebih dari 1.000 rumah yang dihuni sekitar 1.452 KK, masih terendam banjir dengan ketinggian satu hingga dua meter.

2018-03-29 03:35:00
Banjir
Advertisement

Banjir yang merendam tidak kurang tiga kecamatan di Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur, surut dalam sepekan, setelah ketinggian air sempat mencapai 5 meter. Namun lebih dari 1.000 rumah yang dihuni sekitar 1.452 KK, masih terendam banjir dengan ketinggian satu hingga dua meter.

Banjir tercatat berlangsung sejak Rabu (21/3) pagi lalu, pascahujan deras mengguyur sebagian besar wilayah Kukar. Ada enam desa di Kecamatan Loa Kulu, tujuh kelurahan dan desa di kecamatan Tenggarong, serta lima desa di Kecamatan Kota Bangun terendam banjir.

"Tercatat, ada kurang lebih 3.740 kepala keluarga, atau sekitar 15.535 jiwa yang terdampak banjir di Kukar," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, Rabu (28/3) malam.

Advertisement

Di Kecamatan Loa Kulu misalnya, terdampak banjir warga terdampak banjir tercatat 1.452 KK, disusul 1.318 KK di Kecamatan Tenggarong, 956 KK di Kecamatan Loa Jahan serta 407 KK di Kecamatan Muara Wis. "Di Muara Wis ini, ada 334 dari 407 KK atau sekitar 1.480 jiwa mengungsi," ujarnya.

"Selain banjir juga ada longsor di 2 lokasi di Desa Sepakat sekitar kurang lebih 75 meter, dan Desa Jembayan longsor 50 meter," tambah Sutopo.

BPBD menurut Sutopo, bersama dengan SKPD terkait, melakukan penyelamatan dan evakuasi mulai tanggal 2 sampai 23 Maret 2018.

Advertisement

"Hari ini, juga dilaksanakan rapat koordinasi bersama Bupati dan Sekda, dan juga SKPD terkait, serta TNI dan Polri, terkait upaya penanganan darurat dan penetapan status darurat untuk bencana banjir dan longsor," ungkap Sutopo.

Masih dijelaskan Sutopo, BPBD Kukar juga telah mendirikan dapur umum, melibatkan masyarakat dalam pengelolaan maupun pendistribusian makanan.

Baca juga:
Longsor dan banjir di Sibolga, ibu hamil dan dua anak tewas
Tinjau korban banjir bandang di Mamuju, Paloh minta warga tak putus asa
Banjir hingga 5 meter rendam 5 desa di Kutai Kartanegara
Banjir dua kecamatan di Mamuju, satu polisi luka parah saat tolong warga
Rumah terendam banjir, warga Samarinda waspada kemunculan buaya
Banjir rendam 2.000 rumah di Samarinda, ratusan polisi dikerahkan untuk evakuasi

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.