LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Zita Anjani soal Interpelasi: Jangan Merasa Lebih Senior, Halalkan Segala Cara

Komentar Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi soal parlemen jalanan menyulut emosi sejumlah anggota dewan lain. Wakil Ketua DPRD DKI Zita Anjani balas menyindir Prasetio. Zita menilai, tak boleh ada satu orang pun yang merasa lebih senior. Sebab, sifat kerja DPRD kolektif kolegial.

2021-09-29 12:18:05
PDIP
Advertisement

Komentar Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi soal parlemen jalanan menyulut emosi sejumlah anggota dewan lain. Wakil Ketua DPRD DKI Zita Anjani balas menyindir Prasetio. Zita menilai, tak boleh ada satu orang pun yang merasa lebih senior. Sebab, sifat kerja DPRD kolektif kolegial.

“Interpelasi ini gaduh. Ayolah saling belajar menghargai, DPRD ini kan Institusi terhormat yang sifatnya kolektif kolegial. Tidak boleh ada 1 pihak yang merasa lebih senior sampai menghalalkan segala cara," kata Zita dalam keterangannya, Rabu (29/9).

Apalagi, lanjut Zita, masyarakat sudah memahami terkait motif politik di balik interpelasi yang saat ini tengah digulirkan oleh PDIP dan PSI. 7 Fraksi lainnya yakni PAN, NasDem, Gerindra, PKS, Demokrat, Golkar, dan PKB-PPP menolak.

Advertisement

"Tujuh fraksi ini menolak, tolong dihormati. Warga DKI juga ngerti hitung-hitungan politik kok. Kan jelas tujuh fraksi ini jumlahnya lebih banyak. Kalau ada pihak-pihak yang tetap ngotot, ini justru tidak menghargai proses demokrasi yang ada di DPRD," ujarnya.

Politikus PAN itu pun merasa tidak terima atas statement Prasetio yang menyebut mereka Fraksi Penolak Interpelasi adalah parlemen jalanan. Maka dia meminta kepada para anggota dewan untuk kembali bekerja dan jangan pertontonkan polemik seperti saat ini.

"Masa 7 fraksi dikatain parlemen jalanan, dituduh dikasih uang sama gubernur. Itu jahat sekali lah. Saya sebagai salah satu unsur pimpinan perempuan, mengajak ayolah jangan gaduh!" tegasnya.

Advertisement

"Kasihan warga Jakarta itu, kita pertontonkan dengan hal-hal seperti ini. Wakil rakyat harusnya hadir di tengah kegelisahan masyarakat. Ini zaman lagi susah, ekonomi susah, pangan susah, ayo berempati," tambahnya.

Sebelumnya, tudingan parlemen jalanan diucapkan oleh Prasetio. Dia menyebut kalau Wakil Ketua DPRD DKI Fraksi Gerindra M. Taufik menjadi pelopor parlemen jalanan ke fraksi lainnya yang menolak hadir di paripurna interpelasi Formula E.

"Tapi saya juga bingung nih kenapa mereka memberi pelajaran, sahabat saya M Taufik itu memberikan masukan kepada junior-juniornya memakai parlemen jalanan," kata Prasetio seusai paripurna interpelasi di DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (28/9).

Prasetio menyebut Taufik bersama tujuh fraksi menggelar pertemuan di luar kantor DPRD demi menolak paripurna interpelasi Formula E. Hal inilah yang disebutnya parlemen jalanan. Prasetio kemudian membandingkan dengan pelaksanaan rapat paripurna hari ini yang akhirnya ditunda karena tak mencapai kuorum.

"Kita menunda, kita memberi contoh kepada teman-teman tujuh fraksi yang lain, kita coba saling menghargai. Ada yang terima dan tanda tangan (maupun) tidak terima (ditunda). Tapi tempat, medianya, adalah DPRD, bukan tempat medianya di restoran," ujarnya.

Sebelumnya, pada pagi tadi DPRD DKI menggelar rapat paripurna untuk interpelasi Formula E. Hanya 33 anggota DPRD dari Fraksi PDIP dan PSI yang menandatangani usulan hak interpelasi dan hadir dalam paripurna. Adapun total jumlah wakil rakyat DKI di Kebon Sirih itu saat ini mencapai 105 orang.

Sementara, tujuh fraksi lain di DPRD yakni Gerindra, PKS, Nasdem, Demokrat, Golkar, PAN, PKB-PPP, menyatakan menolak untuk hadir dalam rapat paripurna.

Baca juga:
Pemprov DKI: Biaya Komitmen Formula E Rp 560 M Selama 5 Tahun, Bukan Rp 2,3 Triliun
Alasan Wagub DKI Tak Hadiri Sidang Paripurna DPRD Soal Interpelasi Formula E
Gerindra: Interpelasi Anies Karam
F-PAN DPRD DKI Sayangkan Interpelasi Formula E Hanya Bikin Gaduh
Gelar Paripurna Interpelasi Anies, Ketua DPRD DKI Dilaporkan ke Badan Kehormatan
Wagub DKI Harap Formula E Bakal Dibiayai Sponsor

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.