Wagub DKI Sebut Bahan Pokok Bansos Corona Diisi Produk Berkualitas
"Jakarta sendiri membagikan sembako itu mendapatkan apresiasi dari YLKI (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia) bahwa Jakarta itu tidak memasukkan gula, karena dapat merangsang diabetes. Tidak memasukkan mie instan, itu kan kurang bergizi lah," urai dia.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Riza Patria memastikan bahwa paket sembako yang dibagikan kepada masyarakat penerima manfaat berkualitas. Hal ini menanggapi adanya pertanyaan terkait komposisi bansos sembako yang diterima masyarakat. Misalnya dari jumlah Rp300.000 berapa nilai bahan pokok yang ada di dalam satu paket.
Dia menjelaskan, dari jumlah Rp300.000 tersebut, bahan pokok yang dibagikan senilai Rp270.000. Sisanya sebesar Rp30.000 merupakan biaya pengemasan, ongkos distribusi, dan pajak.
"Jadi gini, kalau terkait harga kan sangat transparan. Dari Rp300.000 kita atur net-nya Rp270.000 nilai sembakonya. Rp30. 000 distribusinya kardusnya, termasuk pajaknya di situ. Jadi kita ini transparan," ungkap Riza dalam diskusi daring, Jumat (26/6).
Dia pun memastikan bahwa kualitas sembako yang diberikan kepada warga pun terjamin. Pengakuan akan jaminan mutu bansos sembako bukan hanya semata datang dari pihak Pemprov, melainkan dari pihak lain yang memang memiliki kapasitas.
"Jakarta sendiri membagikan sembako itu mendapatkan apresiasi dari YLKI (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia) bahwa Jakarta itu tidak memasukkan gula, karena dapat merangsang diabetes. Tidak memasukkan mie instan, itu kan kurang bergizi lah," urai dia.
Karena itu, Riza berani memastikan bahwa kualitas bansos sembako yang disalurkan DKI benar-benar terjamin. "Kalau soal nilai teman-teman bisa cek. Soal kualitasnya juga bisa cek. Itu kan nggak ada yang bisa ditutup-tutupi. Kualitas berasnya, kualitas minyak gorengnya, kualitas sarden, semua sangat bisa dicek," tegas dia.
"Dan sejauh sampai hari ini saya belum pernah mendengar satupun ada yang mengeluhkan terkait dari kualitas yang kami berikan. Bicara jumlah juga begitu," katanya.
Baca juga:
Pemkot Pariaman Ungkap Keberhasilan Salurkan Bansos Kepada 20.941 Kepala Keluarga
Mensos: Pencairan BST di Daerah 3T Bakal Dilakukan Sekaligus Tiga Tahap
Pendamping PKH di Palembang Dilarang Paksa Penerima BPNT Belanja di E-Warung Tertentu
Mensos Serahkan 1.164 Paket Sembako ke Warga Terdampak Covid-19
Sidak ke Tangerang, Ketua DPR Nilai Jadwal Distribusi Bansos Wajib Diperbaiki
Defisit Anggaran, Pemprov Banten Kesulitan Salurkan Jaring Pengaman Sosial