Tren Positif Covid-19 di DKI Selama Satu Pekan 16,4 Persen
Tren kasus positif Covid-19 juga berdampak dengan ketersediaan tempat tidur pasien isolasi ataupun yang perlu mendapat perawatan intensif di ICU.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengatakan kasus Covid-19 di DKI per tanggal 19 Januari bertambah 2.563 kasus. Penambahan kasus harian juga berdampak persentase kasus positif di Jakarta selama satu pekan sebesar 16,4 persen.
"Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 16,4 persen," ujar Dwi, Selasa (19/1).
Tren kasus positif Covid-19 juga berdampak dengan ketersediaan tempat tidur pasien isolasi ataupun yang perlu mendapat perawatan intensif di ICU.
Dwi mengatakan, berdasarkan data terakhir 17 Januari, terdapat peningkatan kapasitas tempat tidur isolasi dan tempat tidur ICU di 101 RS rujukan. Untuk tempat tidur isolasi sejumlah 7.827, persentase keterisiannya sebesar 87 persen dengan total pasien isolasi sebanyak 6.816 orang.
"Sedangkan, untuk tempat tidur ICU sejumlah 1.063, persentase keterisiannya sebesar 82 persen dengan total pasien ICU sebanyak 871 orang," ucapnya.
Kendati demikian, Dwi menyebut jumlah kasus aktif di Jakarta turun sebanyak 1.985 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 19.215 kasus. Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 232.289 kasus.
"Dari jumlah total kasus tersebut, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 209.238 dengan tingkat kesembuhan 90,1 persen, dan total 3.836 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,7 persen."
Baca juga:
Satgas Minta Pemda Cegah Penularan Covid-19 di Lokasi Pengungsian Bencana
DPRD Usul Dinkes Buat Kriteria Pasien Covid-19 Luar DKI Boleh Dirawat di RS Jakarta
19 Januari 2021: Kasus Positif Bertambah 10.365 & 308 Orang Meninggal Akibat Covid-19
Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor Berjuang Sendiri
Disentil Ridwan Kamil soal Paling Rendah Jaga Jarak, Wali Kota Depok Pertanyakan Data
Positif Covid-19, Tahanan di Denpasar Kabur dari Tempat Karantina ke Sleman