Tolak digusur, warga kolong tol berniat geruduk rumah Ahok di Pluit
Mereka mengaku sudah ber-KTP DKI dan meminta ditempatkan di Rusun.
Sebanyak 200 warga kolong Tol Ir Wiyoto Wiyono, Penjaringan melakukan orasi menolak penertiban yang akan dilakukan pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta pada Senin besok (14/3). Hal tersebut dikarenakan belum adanya ruang dialog antara Pemprov DKI Jakarta dan warga.
Orasi tersebut melibatkan perwakilan RW 005, 011, 012, 013, 014, 015 dan RW 016 yang menempati kolong tol. Orasi dilakukan setelah adanya penolakan untuk mendatangi rumah Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau kerap disapa Ahok.
"Tadi bersama warga Penjaringan mendatangi rumah gubernur. Diadang pihak kepolisian, Pak Lurah, Sekcam Penjaringan. Karena (alasan) rumah pribadi dan tidak memberikan surat pemberitahuan," ujar Sekretaris Wilayah Serikat Perjuangan Rakyat Indonesia (SPRI) DKI Jakarta Rio Ayudhia Putra di bawah kolong Tol Wiyoto Wiyono, Minggu (13/3).
Kedatangan warga ke kediaman Ahok untuk meminta kepastian bahwa tidak ada eksekusi. Meskipun pihak Lurah dan Kecamatan sudah memberikan kepastian tidak adanya penggusuran Senin (14/3) besok.
"Warga tidak percaya janji. Dan akan melakukan perlawanan sebelum adanya musyawarah," tambahnya.
Terkait rencana warga apabila tetap dilakukan penggusuran warga akan mendatangi kantor gubernur, DPRD, kantor kelurahan dan kantor kecamatan. Warga kolong tol berharap Pemprov memberikan solusi terbaik, salah satunya memindahkan warga ke rumah susun Tanah Pasir karena warga memiliki KTP DKI Jakarta dengan domisili Penjaringan.
"Jika tetap tidak ada dialog, kami akan tinggal di kantor Lurah, Camat dan rumah Ahok," imbuhnya.
Sebelumnya, warga telah diimbau dengan surat pemberitahuan eksekusi pada 4 Maet 2016 lalu, disusul Surat Peringatan kedua pada Jumat (11/3) dengan tenggang waktu pengosongan 3x24 jam.
Baca juga:
12 Truk angkut sisa bongkaran pemukiman di bawah Tol Pluit
Penghuni pemukiman di kolong Tol Pluit bukan warga ber-KTP DKI
Penggusuran ratusan bangunan liar di kolong Tol Pluit
Bekas tempat esek-esek di kolong Tol Pluit dibuat sarana olahraga
Imbas proyek Bandara Rembele, rumah Jokowi di Bener Meriah digusur