LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Teman sekolah ikut antarkan jasad Ahmad Fauzan ke TPU Pedurenan

Ahmad Fauzan meninggal dunia di ruang ICU RSCM, setelah sebelumnya menjalani 3 kali operasi akibat tusukan senjata tajam yang menancap di wajah bagian kiri korban. Putra pasangan Ivan Sofian dan Suharna ini, adalah anak pertama dari tiga saudara.

2018-08-08 12:33:43
Tawuran Pelajar
Advertisement

Kepergian Ahmad Fauzan (18), membawa duka mendalam bagi seluruh pelajar SMK Sasmita Jaya Pamulang. Ahmad Fauzan meninggal dunia usai menjalani perawatan akibat terkena sabetan parang saat tawuran di Taman Tekno BSD, Tangerang Selatan, pekan lalu.

Setelah disemayamkan di rumah duka, jenazah Ahmad Fauzan dibawa ke TPU Pedurenan 3, RT04/02 Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Tangerang. Puluhan pelajar SMK Sasmita Jaya Pamulang turut mengantarkan Ahmad Fauzan ke tempat peristirahatan terakhirnya.

Hasan, paman almarhum mengatakan, korban mengembuskan napas terakhirnya pada Selasa (7/8/2018) malam sekitar pukul 18.05 Wib.

Advertisement

"Setelah mendapat kabar tersebut, oleh keluarga ananda dibawa ke rumah duka semalam. Memang baru pagi ini dimakamkan," ucap Hasan, ditemui di lokasi, Rabu (8/8).

Ahmad Fauzan meninggal dunia di ruang ICU RSCM, setelah sebelumnya menjalani 3 kali operasi akibat tusukan senjata tajam yang menancap di wajah bagian kiri korban.

"Total 11 hari almarhum di rawat di RSCM," katanya.

Advertisement

Putra pasangan Ivan Sofian dan Suharna ini, adalah anak pertama dari tiga saudara. Tak ada satupun pelajar yang bersedia dikonfirmasi terkait meninggalnya rekan mereka.

Erna Diana (37), ibunda mendiang Ahmad Fauzan (18), pelajar SMK Sasmita Jaya Pamulang yang tewas usai menjalani tiga kali operasi akibat luka tusuk di bagian wajah, setelah terlibat aksi tawuran pada Selasa (31/7/2018) kemarin, masih menyimpan kepedihan mendalam kepergian putra sulungnya itu.

Meski mengaku ikhlas, Erna masih teringat bagaimana kepedihan yang dialami putranya, Ozan, hingga akhirnya meninggal dunia pada Selasa (7/8/2018) malam kemarin.

"Ini yang terbaik buat Ozan, mungkin sudah takdir dari Allah, saya sebagai orangtua ikhlas," ucapnya, Rabu (8/8/2018) ditemui di kediamannya di Pedurenan 3 Gunung Sindur, Kabupaten Bogor.

Diterangkan Erna, Ahmad Fauzan menjalani pengobatan di RSCM, Jakarta sejak Selasa (31/7/2018) kemarin, setelah beberapa jam mendapat pertolongan medis di RS Hermina, Serpong.

"Dia sampai tiga kali dioperasi, karena tusukan pedang, pertama dipotong pedangnya, kedua sisa potongan yang ada di wajah Ozan di cabut," ucap Erna.

Ozan yang sebelumnya masih tampak bisa berkomunikasi dengan gerak tubuhnya, akhirnya mengalami koma, setelah operasi pencabutan sajam di wajah sebelah kirinya dilakukan.

"Sehabis operasi pertama masih bisa dadah-dadah. Setelah operasi pencabutan pedang yang masih nempel itu, dia drop dan koma," terang Ibu tiga anak ini.

Berdasarkan keterangan tim medis RSCM yang menerangkan kepada orangtua alm Ozan, operasi pencabutan senjata tajam di wajah korban itu, menyebabkan korban koma karena mengenai saraf almarhum.

"Jadi katanya kena sarafnya, kami sebelumnya juga sudah dijelaskan. Karena berdasarkan hasil rontgen itu, fatal," ucap dia.

Kini dia, sang Suami Irfan Sofian dan dua adik mendiang almarhum Ahmad Fauzan berharap, polisi segera dapat menangkap pelaku.

"Kami sudah ikhlas, berharap Polisi bisa segera menangkap pelakunyaa," kata dia.

Baca juga:
Korban tawuran pelajar di Tangerang dimakamkan hari ini
3 Kali operasi, siswa SMK tertusuk pedang saat tawuran di Tangsel meninggal dunia
Kapolres Tangsel minta keluarga serahkan pelaku penusukan saat tawuran
Pelajar tertusuk pedang saat tawuran masih diobservasi usai 3 kali operasi wajah
Diajak senior, Anak SD di Depok bawa batu dan nyaris tawuran
4 Cerita di balik foto rontgen bikin ngilu
Niat bubarkan tawuran, polisi Siotapina kena peluru nyasar dari pistol Kapolsek

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.