Tekan Volume Kendaraan, Anies Tegaskan Kedisiplinan PSBB Bertahap
Meski begitu, dia optimis tingkat kesadaran para masyarakat untuk tidak bepergian ke Jakarta terus meninggi seiring dengan penertiban yang dilakukan pihak polisi, TNI di 33 titik pemeriksaan di Jakarta.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, menekan volume kendaraan yang masuk ke wilayah Jakarta selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) perlu dilakukan secara bertahap. Ia tak menampik hari keenam pelaksanaan PSBB volume kendaraan masih padat.
"Tentu bergeraknya bertahap karena ini memang bukan sesuatu yang akan selesai dalam waktu 2 atau 3 hari," katanya, Rabu (15/4).
Meski begitu, dia optimis tingkat kesadaran para masyarakat untuk tidak bepergian ke Jakarta terus meninggi seiring dengan penertiban yang dilakukan pihak polisi, TNI di 33 titik pemeriksaan di Jakarta.
Terlebih lagi, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menambahkan, kota-kota penyangga Jakarta mulai menerapkan PSBB. Sehingga hampir seluruh masyarakat telah mendapat edukasi mengenai pentingnya PSBB selama pandemi Covid-19.
"Banyak dari komponen masyarakat yang belum menyadari bahwa kita sudah memberlakukan PSBB, lalu masih belum tahu persis apa yang dikerjakan. Jadi, fase edukasi kita lakukan sambil kita melakukan penertiban khususnya pada pelanggar berulang," tutupnya.
Baca juga:
Pelanggar PSBB hanya Diberikan Surat Teguran bukan Tilang, Ini Penjelasan Polisi
Tingkat Pelanggaran Selama PSBB di Jakarta Menurun
Jalankan PSBB, Ini 4 Kriteria Wajib Untuk Warga KTP Luar Jakarta Agar Terima Sembako
Evaluasi PSBB, KRL Jabodetabek Beroperasi Mulai Subuh Lagi
Pemprov DKI Minta Kemenperin Evaluasi Izin Perusahaan Masih Beroperasi Saat PSBB
5 Wilayah di Jabar Segera Terapkan PSBB, Polda Metro Jaya akan Tambah Check Poin