LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Tanggapi protes, Ahok tuding warga DKI kebiasaan curi duit KJP

Ahok pun enggan mensosialisasikan kebijakan barunya ini.

2015-07-31 13:40:27
Kartu Jakarta Pintar
Advertisement

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyindir bahwasanya masyarakat yang protes terkait Kartu Jakarta Pintar terbiasa ambil dana besar. Padahal kebijakan baru Ahok ialah siswa SD diberikan Rp 50 ribu untuk dicairkan setiap dua minggu sekali. Sementara siswa SMP atau SMA diberikan Rp 50 ribu dapat ditarik pada seminggu sekali.

"Ini tuh persoalannya otaknya sudah biasa mencuri duit pakai mau narik cash melulu terus ribut, saya sih diamin saja," kata Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (31/7).

Ahok mengaku bahwasanya tidak melakukan sosialisasi terlebih dahulu terkait kebijakan baru ini. Alasannya karena dia takut banyak yang protes dengan kebijakan baru tersebut di awal. Ahok tak mau protes masyarakat tersebut malah mengganggu proses eksekusi programnya.

"Ngapain sosialisasi nanti ribut lagi dari awal. Kalau saya bilang dari awal enggak bisa tarik kontan, wah pasti sudah demo tapi barang belum kelihatan nih. Paling bahaya sekelompok orang yang enggak puas menghasut orang terus menikmati itu yang bahaya," tuturnya.

"Kalau kemarin saya sudah bilang enggak bisa narik kontan, langsung sekelompok orang atau oknum yang enggak suka, langsung mempengaruhi dan program saya berantakan. Tapi kalau sekarang oknum kecil ini enggak bisa memprovokasi karena sebagian besar orang menikmati belanja dengan KJP," imbuhnya.

Sejauh ini menurut Ahok transaksi pembelian perlengkapan sekolah di salah satu toko buku dengan KJP sudah mencapai Rp 8 triliun. Dengan begitu menurutnya sudah banyak orang yang mengerti tentang peraturan, cara penggunaan, dan manfaat KJP.

"Kamu tahu enggak transaksi yang pakai KJP berapa ke Gunung Agung dan toko buku yang lain-lain? Rp 8 miliar! Artinya, sebagian yang enggak ngerti ya belajar ngerti dong nanti ada ngajarin pakai PIN dan lain sebagainya dari toko. Bahkan saya suruh Bank DKI kasih ke Asemka dan Mangga Dua pun inginnya bisa," terangnya.

Baca juga:
Ahok klaim toko alat sekolah sudah bisa pakai KJP, harga lebih murah
Telusuri penyalahgunaan dana KJP, Ahok pasang 'intel' di ATM
Ini alasan Ahok ubah pencairan dana KJP jadi Rp 50 ribu per minggu
Kecewa dengan IKAPI, Ahok incar kerja sama dengan Gramedia
Ahok ngaku utus mata-mata buat cek harga buku di JBEF 2015

(mdk/tyo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.