Tak punya duit, Setyo rampok dan bunuh sopir taksi Express
Padahal Setyo datang ke Jakarta berniat mencari kerja halal.
Berniat cari kerja di Jakarta, Setyo (24) pemuda asal Pati, Jawa Tengah, malah nekat merampok dan bunuh sopir taksi Express di atas Flyover Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur. Sopir taksi yang diketahui bernama Muhatdin (49) tewas dengan 18 tusukan di sekujur tubuhnya.
Ditemui di Mapolsek Pulogadung, Setyo mengakui perbuatannya tersebut. Setyo mengatakan, dirinya nekat membunuh sang sopir lantaran tidak mau memberikan uang saat dirinya mengancam korban dengan senjata tajam.
"Awalnya saya mau nyari kerja ke Jakarta. Karena kehabisan duit saya rampok sopir taksi. Saat saya minta duitnya dia tidak ngasih, saya kesel saya tusuk saja," kata Setyo, kepada merdeka.com, Selasa (22/4).
Setyo mengatakan, setelah ditikam sekali, korban baru memberikan uangnya. Namun, saat akan kabur, Setyo kembali mendapat perlawanan korban.
"Dia ngasih duit terus malah melawan saya. Saya keluar taksi dia masih melawan. Akhirnya saya tusuk aja korban. Abis saya tusuk dia masih melawan, terus saya tusuk sampai tewas," ujarnya.
Melihat peristiwa itu, warga sekitar yang melihat langsung mengejar pelaku dan mengamankan pelaku. "Warga yang lihat kejadian, langsung ngepung pelaku. Dan menangkapnya, terus serahin ke polisi," kata Baid (39) salah satu saksi mata.
Korban kini telah di bawa ke RS Persahabatan untuk dilakukan autopsi. Sementara pelaku masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Baca juga:
Sopir taksi Express ditusuk pakai pisau dapur saat mengemudi
Keluar dari Central Park, wanita dirampok sopir taksi
Tahun depan, armada taksi Express bertambah 2.000 unit
Butuh uang buat pacaran, Niko Candra rampok taksi
Perampok penumpang taksi dibekuk, satu pelaku ditembak