LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Siasati kekurangan komputer saat UN, Pemprov DKI gandeng universitas

Ditargetkan minimal 50 persen dan maksimal 100 persen sekolah-sekolah menerapkan sistem elektronik ini.

2016-05-10 21:07:00
Ujian Nasional
Advertisement

Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta akan melakukan kerja sama dengan universitas untuk menerapkan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Jakarta pada 2017. Ditargetkan minimal 50 persen dan maksimal 100 persen sekolah-sekolah menerapkan sistem elektronik ini.

"Salah satu strategi yang kita siapkan adalah adalah menjajaki kerja sama dengan universitas yang ada di Jakarta," kata Kepala Disdik DKI Jakarta, Sopan Andrianto di SMP Negeri 49, Jakarta Timur, Selasa (10/5).

Menurutnya, ada cukup banyak universitas yang menawarkan kerja sama penyiapan sarana dan prasarana komputer untuk UNBK. Bila kerja sama ini ditindaklanjuti, maka pelaksanaan UNBK akan dilakukan di universitas tersebut.

"Mereka menawarkan penyiapan sarana dan prasarana berupa komputer. Ini lagi kita jajaki. Nanti ujiannya, para siswa ke universitas itu. Pak Gubernur setuju mereka diboyong ujian di universitas. Jadi kayak ada moving class. Sehingga mereka bisa ujian dengan suasana yang baru," jelasnya.

Sopan mengungkapkan, strategi lainnya adalah melakukan subsidi silang. Dengan kata lain, Disdik DKI Jakarta tidak harus menyediakan peralatan komputer di seluruh sekolah Jakarta. Karena peralatan komputer yang ada di SMA, bisa digunakan untuk UN di SMP.

"Subsidi silang itu begini, waktu UN SMA, maka komputer di SMP bisa digunakan oleh peserta UNBK SMA. Bisa saja mereka ujiannya di SMP. Begitu juga sebaliknya, saat UNBK SMP, komputer yang ada di SMA bisa digunakan. Jadi, peserta UNBK SMP bisa ujiannya di SMA. Jangan komputernya yang dibredel-bredel, bisa rusak nanti," terangnya.

Dia mengakui, ada kemungkinan akan melakukan pengadaan komputer, tetapi dilakukan secara bertahap. Namun rencana ini kecenderungannya tidak mendapatkan persetujuan dari Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Karena dikhawatirkan pengadaan komputer jumlah besar akan jadi permainan proyek pengadaan komputer.

"Kita kan nggak ingin seperti itu. Jadi untuk mencapai target 2017, kita pakai dua strategi itu saja dulu, subsidi silang dan MoU dengan universitas," tutupnya.

Baca juga:
Tak punya komputer, SMP negeri di Bekasi tak bisa gelar ujian online
Wagub Djarot targetkan tahun depan 50 persen SMP terapkan UNBK
Wagub Djarot minta siswa SMP jujur kerjakan UN
Peserta UN di SLB Purwakarta mengaku kesulitan hadapi Matematika
DPRD DKI targetkan 2017 seluruh Jakarta UN berbasis komputer

(mdk/tyo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.