LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Selama 2015, Ahok akan tertibkan aksi demo hingga PKL

Ahok juga akan menertibkan lalu lintas, sampah, dan hunian liar di Jakarta.

2015-01-12 22:29:00
Ahok-Djarot
Advertisement

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan lima penertiban dilakukan pada 2015. Tujuan penertiban ini untuk membuat kondisi Jakarta lebih kondusif dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan, salah satu program penertiban ini adalah aksi demonstrasi. Sebab selama ini, dia menilai, demo kerap merugikan, baik masyarakat maupun pemerintah daerah.

"Kami tidak mau lagi taman kami, aset DKI dirusak oleh pendemo yang tidak bertanggungjawab," tegasnya di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (12/1).

Penertiban kedua akan dilakukan kepada pedagang kaki lima (PKL). Ahok mengungkapkan, pihaknya tidak ingin mendapat kabar ada oknum yang memeras mereka. Sehingga penataan dan relokasi akan digalakan pada tahun ini. Agar penjualan lapak berjualan tidak kembali terjadi.

"Kami tidak ingin PKL diperas oleh oknum siapapun. Bayarnya kepada kami. Nanti kamu tentukan titiknya (relokasi)," ungkapnya.

Penataan ketiga akan dilakukan untuk lalu lintas. Sebab saat ini kebijakan Pemprov DKI Jakarta telah difokuskan untuk mengatasi kemacetan. Seperti pelarangan sepeda motor melintas, parkir meter, penderekan dan denda maksimal untuk parkir liar.

"Keempat, tertib sampah. Betul-betul kami mesti manage. Masing-masing harus kelola di tempat. Termasuk perumahan mewah harus busa kelola sendiri, kalau nggak dia harus bayar kepada kami," ujar mantan Bupati Belitung Timur ini.

Penertiban terakhir akan dilakukan kepada hunian liar, baik di pinggir sungai, kali, waduk dan tanah aset pemerintah daerah. Tentunya dengan perbaikan sistem peruntukan rumah susun (rusun). Karena rusun menjadi kompensasi mereka. Namun, warga yang sudah mampu tidak mendapatkannya.

"Lima tertib ini adalah fokus kami. Maka kami gelontorkan (anggaran) dengan baik. Tapi tetap banjir macet jadi fokus kami," tutup Ahok.

Baca juga:
2015, Ahok genjot masalah transportasi dan jalanan di ibu kota
Ahok hapus uang honor PNS DKI untuk hemat APBD 2015
Cegah korupsi, Ahok atur APBD DKI pakai sistem tutup buku harian
Ini kritik Lulung pada RAPBD rancangan Ahok
Ini cara Ahok capai target pendapatan daerah DKI 2015
Bos PT JM tuding Ahok tidak dukung pembangunan monorail

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.