Sandiaga ingatkan Ahok soal reklamasi: 10 ribu nelayan kena dampak
Dia menilai ada baiknya masalah ini dikembalikan ke pemerintah pusat.
Bakal calon Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno menilai proyek reklamasi teluk Jakarta sebaiknya dihentikan. Sebab mega proyek tersebut dinilai tidak pro rakyat.
"Saat ini informasi yang ada masih simpang siur. Jadi sebaiknya ditunda dulu," kata Sandiaga Uno saat ditemui di Sekretariat Pengurus Wilyah NU di Utan Kayu, Jakarta Timur, Sabtu (9/4).
Sandi mengingatkan kepada pemerintah untuk tidak melulu berpihak pada pengusaha yang dalam hal ini pengembang. Sebaliknya, pemerintah harus mempertimbangkan juga masyarakat yang terdampak dari mega proyek tersebut.
"Lihat apa yang terjadi pada rakyat sebagai pihak yang terdampak. Mungkin ada lebih dari 10 ribu nelayan yang terkena dampak," ungkap Sandi.
Selain ditunda proyeknya, dia juga menilai ada baiknya masalah ini dikembalikan ke pemerintah pusat. Mengingat kasus ini melibatkan banyak pihak.
"Memang masalah ini pelik jadi harus banyak pihak yang dilibatkan untuk menyelesaikan," pungkas dia.
Baca juga:
Politikus Hanura: Kasihan Ahok kalau reklamasi jalan terus
Prijanto tantang pengembang tunjukkan amdal reklamasi ke pakar
Prijanto: Ada hubungan erat antara Ahok, Sunny & Agung Podomoro
Prijanto minta Ahok tak mudah beri izin reklamasi
Prijanto sebut Agung Podomoro pernah ikut rapat penting Pemprov DKI
Hanura sebut raperda reklamasi pulau dipaksakan
Prijanto duga eksekutif terlibat korupsi reklamasi pulau