Pola Kemacetan Jakarta Bergeser Selama Ramadan, Ketahui Jadwalnya Berikut Ini
Pada hari biasa, kemacetan di Jakarta terjadi pada saat jam pulang kerja perkantoran.
Kepolisian mengungkapkan kemacetan sore hari di Jakarta mengalami perubahan selama bulan Ramadan. Saat Ramadan, arus lalu lintas mengalami lonjakan padat saat jelang waktu berbuka puasa.
Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Argo Wiyono mengatakan, kemacetan sore hari di Jakarta biasanya terjadi pada sore mulai pukul 16.00-19.00 WIB. Namun selama Ramadan, lonjakan arus lalu lintas terjadi menjelang berbuka puasa.
"Kepadatannya biasanya puku 16.00-17.00 WIB sampai pukul 19.00 WIB, 18.00-20.00 WIB biasanya kepadatan itu. Sekarang mungkin sekitar pukul 17.00-18.00 WIB karena memang jam-jamnya volumenya memang meningkat," kata Argo kepada wartawan, Jumat (7/3).
Hasil Pemantauan Polisi
Argo mengatakan, berdasarkan pemantauan pada pagi hari, situasi lalu lintas masih aman terkendali. Meskipun ada sedikit kemunduran jam masuk kantor.
Sementara itu, di sore hari, kepadatan mulai meningkat sejak pukul 17.00 WIB hingga jelang Maghrib. Apalagi di sekitar pasar takjil dan tempat jualan makanan berbuka puasa.
"Titik-titik kepadatan ini ada pada saat menjelang berbuka, karena memang beberapa tempat itu titik padatnya itu di pasar tumpah tempat takjil itu," ujar Argo.
"Tapi pada saat di 18.30-19.30 WIB itu agak cenderung lebih lengang, nanti di jam setelah berbuka baru ada peningkatan volume. Karena kan semua kembali, tapi setelah itu jalanan sudah mulai lancar kembali," kata Argo.
Terkait hal ini, kepolisian telah menyiapkan strategi untuk mengatasi kepadatan. Keberadaan tim pengurai yang diklaim dapat mempercepat arus lalu lintas, terutama di sore dan malam hari.
"Tugas tim urai itu kan pagi kan mempercepat kendaraan masuk, karena kalau tidak cepat masuk, ini ibaratnya nanti kalau telat membuka sumbatan terjadi banjir gitu, macetnya itu. Tapi kalau nariknya cepat, dia tidak terjadi perlambatan, artinya volume kecepatan pas gitu, termasuk untuk yang keluarnya, karena pada saat mengeluarkannya cepat, akhirnya juga tidak terjadi keterlambatan, kecepatannya juga jadi bagus," papar dia.
Di sisi lain, kepolisian juga akan mengevaluasi penggunaan bahu jalan di tol dalam kota yang sebelumnya diterapkan pada malam hari.
"Nanti akan kita evaluasi selama seminggu ini kan masih sampai hari sabtu, kalau memang pergeserannya waktu volume peningkatannya di sore, kalua memang itu nanti bisa kita pertimbangkan bahu jalan menjadi sore. kan kemarin kita di 16.00-20.00 WIB. kita evaluasinya ya di minggu ini ya," tandas dia.