Plt Gubernur minta Kemendagri istimewakan APBD DKI
Plt Gubernur minta Kemendagri istimewakan APBD DKI. Biasanya butuh waktu 14 hari untuk Kemendagri melakukan evaluasi APBD. Namun Plt Gubernur DKI Sumarsono minta Kemendagri menyelesaikan dalam waktu lima hari.
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI 2017 DKI Jakarta resmi disahkan melalui Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI Jakarta pada Senin, (19/12). Besaran APBD diketok sebesar Rp 70,19 triliun setelah sebelumnya mengalami naik turun dalam pembahasannya.
Beberapa menit setelah disahkan di tingkat DPRD, draft APBD DKI 2017 langsung meluncur ke Kementerian dalam Negeri (Kemendagri) yang dibawa sendiri oleh Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono.
"Draft APBD sudah ada di kemendagri sore kemarin, jadi satu jam diresmikan langsung disampaikan ke kemendagri. Saya tidak mau lebih lambat," kata Sumarsono, di Balai Kota, Selasa (20/12).
Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri ini menceritakan, biasanya butuh waktu 14 hari untuk Kemendagri melakukan evaluasi APBD. Tapi dia tidak mau hal itu terjadi untuk DKI. Dia berjanji mengistimewakan APBD DKI.
"Saya minta kepada temen-temen saya di kemendagri untuk bisa menyelesaikan dalam waktu 5 hari lah plus minus sehingga bisa lebih cepat," terangnya.
Hal ini dilakukan agar persiapan perayaan Natal dan Tahun tidak terganggu oleh pembahasan APBD. "APBD semua sudah bisa diselesaikan dengan baik dan on time," ucapnya.
Baca juga:
DPRD tantang Pemprov DKI serap anggaran APBD 2017 hingga 90 persen
Dapat anggaran tinggi, pembangunan rusun di DKI pada 2017 dikebut
DPRD sebut pembahasan APBD DKI 2017 lebih kondusif dengan Sumarsono
Sumarsono sebut serapan anggaran APBD DKI 2016 belum maksimal
Plt soal APBD DKI 2017: Sebelum ayam berkokok 1 Januari siap dipakai
Perjalanan RAPBD DKI 2017 hingga diturunkan jadi Rp 70,19 T