Penuhi kebutuhan Ramadan, Ahok suplai sapi dari Selandia Baru
Pada warga DKI yang memiliki KJP, harga daging yang tawarkan Rp 35.000.
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus melakukan usaha menstabilkan harga kebutuhan pokok jelang Hari Raya Idul Fitri, salah satunya daging sapi.
Basuki atau akrab disapa Ahok mengatakan, akan mendatangkan daging sapi dari Selandia Baru untuk memenuhi kebutuhan selama Bulan Ramadan. Langkah ini menindaklanjuti instruksi Presiden Joko Widodo untuk menurunkan harga daging dari sekitar Rp 120.000 perkilo menjadi Rp 80.000 perkilo.
"Kami terus tekan kalau Rp 80.000, kalau Rp 85.000 yang beku bisa, karena daging kan macem-macem, kalau di total rata-rata bisa. Kami lagi mau yang beku dari New Zealand," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (11/5).
Bahkan, Pemprov DKI Jakarta akan memberikan harga murah bagi para pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP). Demi memberikan gizi bagi anak-anak Jakarta, rencananya daging akan dijual Rp 35.000 perkilo.
"Kami bahkan mau jual Rp 35.000 perkilo yang KJP ya. Kami mungkin baru bisa Oktober November, dan tahun depan baru mau mulai untuk yang megang KJP," tutupnya.
Baca juga:
Jokowi minta harga daging sapi Rp 80.000 per kg saat Lebaran 2016
Harga daging sapi melejit, warga Sampit beralih konsumsi daging rusa
Jokowi akan copot menteri yang halangi turunnya harga daging sapi
Daging sapi dicampur celeng, pengusaha salahkan pemerintah Jokowi
Pengusaha apresiasi keputusan Jokowi impor daging kerbau asal India
Gelar operasi pasar, Ahok ingin harga daging di bawah Rp 100 ribu
Daging sapi mahal, masyarakat Sampit beralih ke daging rusa