Menhut Siti juga moratorium semua pengerjaan di atas pulau reklamasi
Moratorium akan dicabut setelah semua dokumen disiapkan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya, Menko Kemaritiman Rizal Ramli dan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, sudah pernah duduk bersama soal reklamasi Teluk Jakarta yang belakangan menuai polemik. Dari pertemuan pertengahan April lalu, disepakati proyek reklamasi 17 pulau di Teluk Jakarta dimoratorium alias disetop sementara.
Penyetopan itu dilakukan karena banyak aturan yang tumpang tindih. Itu sebabnya perlu diatur ulang.
Hari ini, setelah mengunjungi pulau reklamasi bersama Menko Rizal dan Gubernur DKI, Ahok, sapaan Basuki, juga Menteri KKP, Susi Pudjiastuti, Menteri Siti kembali mengeluarkan moratorium.
"Dalam moratorium ini ada dua macam. Pertama planning, secara keseluruhan. Kondisi seperti ini moratorium planning secara keseluruhan di berlakukan, sampai selesainya amdal seluruhnya disiapkan Bappenas," kata Siti di Pulau D, Jakarta Utara. Demikian dilansir dari situs resmi Pemprov DKI Jakarta, Beritajakarta.com, Rabu (4/5).
Moratorium kedua ini untuk menghentikan sementara pengerjaan di atas pulau. Termasuk pulau C dan D, milik Agung Sedayu Group yang terpantau sudah berdiri bangunan.
"Moratorium kedua soal praktik di lapangan, di pulau yang sedang berjalan. Menurut undang-undang sebelum memenuhi syarat harus diberhentikan," tandasnya.
Dia berjanji penyempurnaan aturan ini segera dirampungkan. Setelah aturan terbit, diharapkan pengembang mengikuti semua aturan.
"Menurut undang-undang sebelum memenuhi syarat harus diberhentikan," tambahnya.
Ditambahkannya, moratorium akan dicabut setelah semua dokumen disiapkan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).
Baca juga:
Rizal Ramli ke anak buah Aguan: Kalau enggak mau nurut kita sikat!
Disemprot pulau berdempetan, Agung Sedayu klaim tiru di Eropa
Penampakan bangunan megah hiasi pulau reklamasi Teluk Jakarta
Membangun tanpa IMB di Pulau C dan D, ini pembelaan Kapuk Naga Indah
Menko Rizal: Tangan saya gatal kepret penolak moratorium reklamasi
Menteri Siti tanya IMB di reklamasi, Ahok klaim tak pernah terbitkan
Melihat lebih dekat luasnya reklamasi Pulau C dan D di Teluk Jakarta