Mayoritas fraksi setuju HMP, Ahok siap dipecat DPRD
"Bagus dong berarti kamu enggak ketemu saya lagi di sini," ucapnya santai.
DPRD DKI Jakarta hari ini akan menggelar rapat Badan Musyawarah (Bamus) menindaklanjuti pembahasan Hak Menyatakan Pendapat (HMP) terhadap Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. Dalam rapat Bamus nanti akan diputuskan bagaimana akhir dari HMP yang kemarin sudah dibahas di tingkat fraksi sekaligus penjadwalan rapat paripurna HMP.
Kemarin, dari sejumlah fraksi yang ada di DPRD DKI Jakarta, hanya PDIP dan Partai Hanura yang menolak, sisanya menerima.
Ahok, sapaan Basuki, mengaku tak takut akan ancaman HMP tersebut. Mantan bupati Belitung Timur itu justru menanggapi santai soal kelanjutan hak angket terhadap dirinya. Bahkan dia mengaku siap dipecat oleh DPRD.
"Bagus dong berarti kamu enggak ketemu saya lagi di sini, kan saya dipecat," kata Ahok di Balai Kota, Kamis (4/5).
Ditemui terpisah, Wakil Ketua DPRD DKI, M Taufik, mengatakan dalam rapat pimpinan kemarin ada perubahan sikap yang ditunjukan Fraksi NasDem dan PKB atas pengguliran HMP kepada Ahok.
"Ya (PKB dan NasDem mendukung HMP) karena Dewan Pimpinan Pusat mereka menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada DPD partai. Akhirnya dua partai ini sudah kembali ke jalan yang lurus," kata Taufik.
Sebelumnya, PKB dan NasDem diketahui sebagai fraksi yang tergabung dalam barisan penolak HMP bersama PDIP dan Hanura di DPRD DKI Jakarta. Namun hasil rapimgab menunjukkan bahwa saat ini tinggal tersisa dua fraksi, PDIP dan Hanura, yang menolak pengguliran HMP kepada Ahok.
Baca juga:
Rapat HMP Ahok, PDIP dan Hanura menolak, fraksi lain tetap lanjut
M Taufik: DPRD DKI hari ini rapat bahas nasib HMP Ahok
Prabowo kesal lihat Prasetyo tak serius soal HMP buat Ahok
Wacana HMP DPRD buat Ahok masih menggantung
DPRD DKI bahas kelanjutan HMP buat makzulkan Ahok
Anggota dewan heran kenapa undangan rapat HMP Ahok dikirim via SMS
DPRD DKI belum pastikan kapan paripurna HMP Ahok digelar