M Taufik kritik Anies-Sandi soal serapan anggaran rendah
Selain serapan anggaran, dalam pertemuan itu eksekutif dan legislatif juga membahas soal aset. Taufik meminta eksekutif memperhatikan soal pengelolaan aset Pemprov DKI Jakarta.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga S Uno menghadiri kegiatan coffee morning bersama pimpinan dan anggota DPRD DKI Jakarta pada Selasa (27/2). Dalam pertemuan tertutup itu dibahas soal aset dan serapan anggaran.
DPRD mengkritik serapan anggaran yang masih rendah. Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Muhammad Taufik.
"Serapan yang kami nilai pada triwulan pertama ini masih rendah. Karena itu kita akan dorong supaya serapannya baik," ujarnya.
Serapan anggaran ini menurut Taufik sangat berpengaruh terhadap jalannya perekonomian masyarakat. Karenanya eksekutif harus didorong agar memaksimalkan penyerapan anggaran.
"Kita enggak mau lagi seperti disampaikan Menteri Keuangan, bulan November uang DKI di bank Rp 20 triliun. Artinya tidak boleh lagi (serapan) besar di ujung (akhir tahun)," jelasnya.
Taufik mengatakan, pada akhir Februari ini serapan anggaran terbilang kecil atau sekitar 6 persen. Hal ini menurutnya karena faktor perencanaan yang kurang baik.
"Ke depan ini enggak boleh lagi ada seperti ini. Karena kalau perencanaannya baik, ada time table-nya kapan mesti on," ujarnya.
Politisi Gerindra ini meminta eksekutif agar segera melakukan evaluasi. DPRD, lanjutnya, akan mengundang pimpinan SKPD mendiskusikan rendahnya serapan anggaran ini untuk antisipasi agar serapan anggaran tak hanya besar di ujung tahun.
"Pasti penyimpangannya banyak kalau besar di ujung," ujarnya.
Selain serapan anggaran, dalam pertemuan itu eksekutif dan legislatif juga membahas soal aset. Taufik meminta eksekutif memperhatikan soal pengelolaan aset Pemprov DKI Jakarta.
"Pengelolaan aset tak hanya berputar pada aset-aset yang sudah ada tapi yang bakal jadi aset itu mestinya juga tidak kalah pentingnya dan itu jumlahnya tidak sedikit. Mungkin separuh aset yang ada sekarang itu di luar yang harusnya sudah menjadi aset supaya segera ditagihkan oleh pemda," terangnya.
Baca juga:
Realisasi DP 0 Rupiah terburu-buru
Taufik: Gerindra, PKS, PPP, Golkar dan Demokrat tolak interpelasi Anies
Wakil Ketua DPRD DKI sebut Anies sebagai Gubernurnya rakyat miskin
Demi hidupkan UMKM, M Taufik sebut warga boleh buka warung di pemukiman
Anies dilaporkan polisi, fraksi PDIP DKI sebut langkah tepat
Anies-Sandi diminta perhatikan pejalan kaki dan tata PKL