Lulung sebut Ahok ketakutan & lobi ketum parpol batalkan hak angket
"Sekarang NasDem besok pasti PKB," imbuhnya.
Fraksi Partai NasDem di DPRD DKI telah mencabut hak angket untuk Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Bahkan Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sedang mempertimbangkan untuk menarik suara dalam hak angket.
Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPRD DKI Abraham Lunggana menilai Ahok sedang dilanda kepanikan akibat hak angket. Lulung pun menuding Ahok sudah melakukan lobi-lobi kepada para pimpinan partai politik.
"Itu tanda rasa ketakutan Ahok dengan komentar-komentar dia (Ahok). Kemudian keliling melobi ketua umum partai-partai untuk membatalkan hak angket," kata Lulung di Balai Kota, Jakarta, Senin (2/3).
"Sekarang NasDem besok pasti PKB," imbuhnya.
Sementara di kesempatan lain, Ketua fraksi Hanura Muhamad Sangadji mengatakan proses hak angket tetap berjalan meski Partai NasDem telah keluar dari dukungan hak angket. Dia menilai pencabutan hak angket Partai NasDem merupakan hak politik.
"Biasa-biasa saja, kan ini kita melakukan hak angket untuk penyelidikan, biar semua terang menerang. Pak Ahok kan maunya gitu, konstitusi, terang menerang. Makanya kita mau kerja cepat ini," kata ketua pansus hak angket ini.
Baca juga:
SMK Negeri 32 bingung minta panci penggorengan dikasih alat fitnes
Wawancara blak-blakan Ahok: Lawan DPRD bak koboi sudah cabut pistol
SMK 29 akui ajukan anggaran alat fitnes buat guru dan murid
Dana siluman APBD DKI, Wagub Djarot sebut mendagri akan turun tangan
Aksi massa Barisan Insan Muda dukung Ahok lawan DPRD
Dimyati: Jangan gulingkan Ahok seperti kasus PPP, tak enak rasanya
Soal APBD 2015, DPRD balas lapor balik Ahok ke Bareskrim & KPK