Lihat hasil kerja, Ahok tunda perombakan PNS
Lihat hasil kerja, Ahok tunda perombakan PNS. Ahok mengungkapkan, kurang baik rasanya jika melakukan perombakan tanpa melakukan evaluasi. Mengingat, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono melakukan perombakan pada 3 Januari 2017 lalu.
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku belum berencana melakukan perombakan jajaran Pemprov DKI Jakarta dalam waktu dekat. Dia masih ingin memberikan kesempatan kepada mereka untuk menunjukkan kinerjanya.
Basuki atau akrab disapa Ahok ini mengatakan, akan menggunakan sistem balance score card. Di mana dia dapat melakukan pemantauan kinerja masih-masih PNS DKI Jakarta dengan indikator-indikator tertentu.
"Enggak belum (mau rombak). Kan kita ada balance score card. Kita sudah tambah di dalam indikator kinerja semua PNS DKI kebaca, sudah jalan sekarang," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (14/2).
Ahok mengungkapkan, kurang baik rasanya jika melakukan perombakan tanpa melakukan evaluasi. Mengingat, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono melakukan perombakan pada 3 Januari 2017 lalu.
"Kayak ulangan sekolah saja masa ujian langsung ujian lagi. Mesti ada semesteran dong. Rapornya lurus atau enggak. Bisa enam bulan bisa tiga bulan tergantung buat kesalahan besar," tutupnya.
Baca juga:
Peringatan keras Djarot ke PNS, gaji sudah besar jangan korupsi
Gaji di DKI sudah besar, Djarot minta PNS tak kerja 'klemer-klemer'
Ahok terima sapu & pengki dari Solmet di Hari Valentine
Puluhan jam terbakar, pembangunan Pasar Senen memakan waktu 1 tahun
Wagub DKI: Pejabat naik pangkat, penampilan sampai senyumnya berubah
Tak terima distafkan, mantan Kadis pelayanan Pajak gugat Pemprov DKI