LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Kisah Bu Ijah, tukang sapu depan Istana Merdeka hidup pas-pasan

Sudah 16 tahun dirinya mengabdikan diri untuk menjaga kebersihan lingkungan.

2015-10-31 13:24:25
Kisah Inspiratif
Advertisement

Pekerjaan sebagai tukang bersih-bersih memang bukan pekerjaan yang menghasilkan pundi-pundi yang melimpah. Bahkan, penghasilannya pas-pasan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Itulah yang dirasakan oleh Bu Ijah (50), salah satu pekerja Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta. Sudah 16 tahun dirinya mengabdikan diri untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Namun, 16 tahun pengabdiannya sebagai pembersih taman tak membuatnya sejahtera hingga saat ini. Buktinya, Ijah tak mendapat tunjangan dari tempat ia bekerja.

"Saya jatuh dari motor juga enggak dapat tunjangan, THR aja kita enggak dapat. Kita udah tahun-tahunan enggak dapat," ujarnya kepada merdeka.com saat ditemui di Taman Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Sabtu (31/10).

Malah kadang dirinya kerap telat dalam pembayaran gajinya. "Kadang-kadang gajian telat, 3 bulan baru dibayar, kadang 2 bulan. Tapi alhamdulillah bayarnya tuntas enggak ada yang ditunggak," paparnya.

Ijah yang bekerja mulai dari pukul 06.00 WIB sampai jam 15.00 WIB, menjadi salah satu sosok yang membersihkan sampah-sampah berserakan di depan Istana Merdeka akibat dari demo buruh. D isaat dirinya membersihkan sampah-sampah tersebut, ia mengaku jika sedang sakit.

"Saya lagi sakit, karena sampah banyak akhirnya saya masuk, tadinya mau izin," ucapnya.

Ijah sebenarnya sudah meminta kepada para pendemo agar sampahnya dimasukkan ke dalam karung yang sudah disediakan. Namun tetap saja, banyak dari pendemo yang tak menggubris perkataannya.

Meski begitu, Ijah mengaku tetap berterima kasih kepada para buruh. Karena usaha buruh ini yang membuat gajinya juga ikut naik.

"Berkat buruh sih emang karena mereka gaji saya naik. Enggak kesel sama mereka walau nyampah. Udah biasa, tapi saya trtep minta tolong untuk masukin ke karung," jelasnya.

Ibu 6 anak ini pun berharap nasib mereka diperhatikan. Karena totalitas dan pengabdian mereka tak sebanding dengan penghasilan mereka. "Saya minta tolonglah agar nasib kita diperhatikan," tutupnya.

Baca juga:
Mengintip wajah baru Gang Dolly dan Jarak setahun kemudian
Daniel, relawan muda musuh kebakaran hutan yang serba bisa
Ini Mint Kanistha, gadis pemulung jadi ratu kecantikan Thailand
Bikin haru, bayi ini selamat meski sempat tertimbun tanah
Pria ini jadi tuna netra pertama yang taklukkan Machu Picchu
Di depan pelajar, Ketua DPR kenang masa lalu jadi sopir & pembantu

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.