LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Kayu Jati Mahal, Tim Pemugaran akan Gunakan Baja untuk Atap Rumah Dinas Gubernur DKI

Bambang mengaku belum melakukan diskusi bersama Dinas Cipta, Pertanahan dan Tata Ruang mengenai rencana renovasi itu.

2019-10-10 19:30:00
Anies Baswedan
Advertisement

Ketua Tim Sidang Pemugaran DKI Jakarta Ahli Cagar Budaya, Bambang Eryudhawan memutuskan tidak menggunakan kayu jati, tetapi baja untuk bagian atap rumah dinas Gubernur DKI Jakarta. Dia menilai baja juga termasuk salah satu material yang tahan lama dan kuat. Hal terpenting bila terdapat kerusakan dan perlu ada perbaikan harus tetap sama seperti aslinya.

"Enggak perlu diganti kayu jati enggak apa-apa, pakai aja baja, kan enggak kelihatan," kata Bambang saat dihubungi, Kamis (10/10/2019).

Sementara itu, Bambang mengaku belum melakukan diskusi bersama Dinas Cipta, Pertanahan dan Tata Ruang mengenai rencana renovasi itu.

Advertisement

"Mudah-mudahan ini Cipta Karya sudah melakukan penelitian yang benar, dan mudah-mudahan juga anggarannya cocok. Sehingga konsultan yang dipilih juga ngerti, dan pelaksanaannya juga nanti oke," jelasnya.

Sebelumnya, Alokasi terbesar anggaran perbaikan rumah dinas Gubernur DKI Jakarta yaitu penggunaan kayu untuk bagian atap. Mengingat bagian atap sudah mulai keropos.

"Atap itu memang paling mahal. Rangka atap paling besar kita perbaiki” kata Dinas Cipta, Pertanahan dan Tata Ruang, Heru saat dihubungi, Selasa (8/10/2019).

Advertisement

Dia menyebut saran dari tim pemugaran cagar budaya, jenis kayu yang digunakan untuk renovasi setidaknya mendekati kayu jati asli. Akan tetapi harga kayu tersebut tidaklah murah, sehingga dapat membutuhkan dana yang tidak sedikit.

Karena hal itu, Heru menyebut untuk bagian atap harus dilakukan pembongkaran dan dipasang dengan kayu baru.

"Kalau tim pemugaran itu sarannya mendekati material yang sama. Harganya memang mahal," ucapnya.

Selain untuk kayu untuk atap, Heru menyebut terdapat sejumlah komponen dengan besaran anggaran yang bervariatif. Seperti halnya biaya pekerjaan sampai ongkos tukang bangunannya.

Baca juga:
Sejak Kepemimpinan Jokowi, Rumah Dinas Gubernur DKI Belum Direnovasi
DKI Sebut Anggaran Rp 12 M Tak Hanya Antivirus, Ada Microsoft Office dan Oracle
Pemprov DKI Juga Renovasi Rumah Dinas Wagub dan Ketua DPRD DKI
Renovasi Rumah Dinas Anies, Anggaran Termahal untuk Ganti Kayu Jati Atap
Kadis Citata DKI: Siapapun Gubernurnya Rumah Dinas Harus Diperbaiki

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.