Gerindra usul M Taufik gantikan Sandi: Beliau cocok bisa kerja sama dengan Anies
Meski demikian, Gerindra akan membahas posisi cawagub dengan PKS terlebih dahulu. Juga berdiskusi dengan Anies.
Partai Gerindra dan PKS sama-sama memiliki peluang mengisi kursi Wagub DKI yang ditinggalkan Sandiaga Uno. Dua partai itu menjadi pengusung pasangan Anies-Sandiaga di Pilgub DKI Jakarta 2017 lalu.
Anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra, Andre Rosiade, mengatakan partai mereka juga berniat mengisi kursi itu kembali. Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta, M Taufik, dipersiapkan menggantikan Sandi.
"Iya Insya Allah. Ya (Taufik) salah satu nama yang akan diusulkan," ucap Andre, di Gedung KPU RI, Jakarta Pusat, Jumat (10/8/2018).
Menurut dia, Muhamad Taufik merupakan kader partainya yang berpengalaman di DKI. Taufik juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD DKI. Dengan pengalaman itu, diyakini Taufik mampu menggantikan Sandiaga di pemerintahan.
"Saya rasa beliau cocok bisa bekerja sama dengan mas Anies sebagai Gubernur DKI. Apalagi hubungan beliau berdua juga sangat harmonis dan baik," kata Andre.
Meski demikian, Gerindra akan membahas posisi cawagub dengan PKS terlebih dahulu. Juga berdiskusi dengan Anies.
"Karena partai pengusungnya dua jadi kemungkinan bang Taufik dan nama dari PKS. Yang pilih DPRD dulu. Akan didiskusikan bersama-sama. Jadi PKS Gerindra bersama mas Anies akan berdiskusi siapa yang akan kita calonkan. Karena bagaimanapun juga kan mas Anies sebagai user sebagai penggunanya, partner yang bekerja sama tentu harus diajak bicara. Karena ini kan soal chemistry yah cocok-cocokkan gitu lho. Mungkin dalam waktu berapa minggu lagi ya," lanjutnya.
Reporter: Yunizafira Putri
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
PKS lirik kursi wagub DKI, siapkan Mardani Ali Sera?
Ditinggalkan Sandiaga, kursi Wagub DKI menjadi milik PKS
Ini prosedur mengisi kekosongan jabatan Wagub DKI
Candaan Anies-Sandi soal pindah kantor jelang pendaftaran
Sandiaga Uno serahkan surat pengunduran diri di Balai Kota
Wejangan Anies buat Sandiaga maju jadi cawapres