Warga melintasi genangan air di kawasan RT 10 RW 08, Kelurahan Gedong, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, Senin (4/8/2025 (merdeka.com/ arie basuki)
Advertisement
Genangan air kembali merendam permukiman warga di kawasan RT 10 RW 08, Kelurahan Gedong, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, Senin (4/8/2025). Seorang warga tampak berjalan hati-hati melintasi jalan yang tergenang air setinggi betis kaki dewasa. Hujan deras yang turun dalam waktu lama menyebabkan sistem drainase tidak mampu menampung debit air, hingga meluber ke badan jalan.
Advertisement
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengakui banjir masih menjadi persoalan kronis di ibu kota. Untuk mengatasi hal tersebut, Pemprov Jakarta telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 4 triliun dalam Tahun Anggaran 2025–2026. Anggaran tersebut difokuskan untuk memperkuat infrastruktur pengendalian banjir, seperti pembangunan dan peremajaan pompa air, normalisasi saluran drainase, serta revitalisasi waduk dan kolam retensi.
Warga melintasi genangan air di kawasan RT 10 RW 08, Kelurahan Gedong, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, Senin (4/8/2025 merdeka.com/ arie basuki
Warga melintasi genangan air di kawasan RT 10 RW 08, Kelurahan Gedong, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, Senin (4/8/2025 merdeka.com/ arie basuki
Warga melintasi genangan air di kawasan RT 10 RW 08, Kelurahan Gedong, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, Senin (4/8/2025 merdeka.com/ arie basuki
Warga melintasi genangan air di kawasan RT 10 RW 08, Kelurahan Gedong, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, Senin (4/8/2025 merdeka.com/ arie basuki
Warga melintasi genangan air di kawasan RT 10 RW 08, Kelurahan Gedong, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, Senin (4/8/2025 merdeka.com/ arie basuki
Warga melintasi genangan air di kawasan RT 10 RW 08, Kelurahan Gedong, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, Senin (4/8/2025 merdeka.com/ arie basuki
Genangan air di kawasan RT 10 RW 08, Kelurahan Gedong, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, Senin (4/8/2025 merdeka.com/ arie basuki
Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.
Banjir rob kali ini dianggap sebagai yang paling parah. Selain menggenangi kawasan penduduk, banjir merendam beberapa ruas jalan protokol di kawasan Pluit.