DPRD DKI Sebut Kepala Dinas Takut Sama TGUPP
Dia menilai ketakutan itu berakibat pada komunikasi antara SKPD dan DPRD DKI. Sehingga dapat menghambat pelaksanaan program dari gubernur.
Anggota Komisi A Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta, Purwanto mempertanyakan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terlihat takut kepada Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) DKI.
Hal tersebut diungkapkannya saat rapat pembahasan KUA-PPAS untuk APBD 2020.
"Saya justru melihat kepala dinas SKPD ini takut banget sama TGUPP, kenapa ya?" kata Purwanto,di gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (30/10).
Dia menilai ketakutan itu berakibat pada komunikasi antara SKPD dan DPRD DKI. Sehingga dapat menghambat pelaksanaan program dari gubernur.
"Mereka (SKPD) minta izin arahan tim TGUPP sehingga ada missing komunikasi yang justru menghambat akselerasi gubernur," papar Purwanto.
Selain itu, Purwanto juga mempertanyakan mengenai tugas pokok dari 66 anggota TGUPP. Dia meminta agar Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI dapat membuka tugas TGUPP.
Sementara itu, anggota Komisi A dari Fraksi PDI Perjuangan, Gembong Warsono menyebut tidak ada kepala Dinas di Pemprov DKI yang tidak takut dengan TGUPP. Sebab, dia menyebut anggota TGUPP merupakan orang yang melekat langsung dengan gubernur.
Dia mencontohkan, bila sopir yang kerja dengan Joko Widodo ketika menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta juga ditakuti oleh para SKPD.
"Kalau bapak bilang saya tidak takut, bohong sampean. Karena betul-betul menakutkan, karena siapapun yang melekat pada Gubernur pasti (ditakuti)," jelasnya.
Untuk diketahui saat ini anggota TGUPP berjumlah 66 orang. Awalnya, tim terebut dibentuk ketika masa pemerintahan Gubernur DKI Jakarta Jokowi.
Reporter: Ika Defianti
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
DPRD DKI Cecar Soal Anggaran TGUPP Capai Rp 19 Miliar
TGUPP Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Disorot, Inilah Tugas dan Wewenangnya
Sekda DKI Sebut Anies Tanda Tangani KUA-PPAS Setujui Anggaran TGUPP Naik
Gerindra DKI Tak Setuju Anggaran TGUPP dari Dana Operasional Gubernur
Tak Ada Lagi Unsur PNS di TGUPP DKI Jakarta
PSI Nilai Usulan Kenaikan Anggaran TGUPP jadi Rp26 Miliar Pemborosan
Anies Bantah Anggaran TGUPP di 2020 Naik jadi Rp26,5 Miliar