LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

DKI Jakarta: Biaya Penyelenggaraan Formula E Bersumber dari Sponsor

Biaya tersebut digunakan selama penyelenggaraan Formula E di Jakarta dan sudah dibayarkan sebelum pandemi tahun 2020.

2021-09-29 19:21:43
Formula E di Jakarta
Advertisement

Pemprov DKI Jakarta menyatakan tidka akan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dalam penyelenggaraan Formula E pada tahun 2022, 2023, dan 2024.

Hal tersebut berdasarkan dokumen yang di unggah dalam website PPID. Dalam dokumen tersebut disebutkan DKI Jakarta dikenakan biaya commitment fee atau biaya komitmen sebesar Rp 560 miliar.

Biaya tersebut digunakan selama penyelenggaraan Formula E di Jakarta dan sudah dibayarkan sebelum pandemi tahun 2020.

Advertisement

"Anggaran yang dibayar oleh Pemprov DKI hanyalah commitment fee awal saja yang telah dibayar pada tahun 2019, selanjutnya akan dilaksanakan oleh Jakpro secara murni B to B (business to business) melalui sponsorship," bunyi dokumen tersebut.

Sedangakan untuk biaya pelaksanaan setiap tahunnya dikenakan anggaran sebesar Rp 150 milliar. Nantinya biaya tersebut tidak akan menggunakan APBD.

"Tidak dibayar oleh APBD, tapi akan bersumber dari sponsorship yang akan dilakukan oleh Jakpro," sambungnya.

Advertisement

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria angkat bicara mengenai pernyataan fraksi PDI Perjuangan yang meminta agar legislatif tak mengizinkan pengajuan anggaran Formula E pada pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

Dia mengakui pembayaran yang telah dibayarkan sebelumnya memang menggunakan APBD DKI.

"Insha Allah, karena ini yang pertama kemarin kita menggunakan APBD. Ke depan nanti kita akan mengupayakan menggunakan dana sponsor swasta atau partisipasi publik," kata Riza di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (29/9/2021).

Politikus Gerindra menyatakan akan diupayakan untuk memperoleh keuntungan dari penyelenggaraan balap mobil listrik tersebut. Lanjut dia, keuntungan yang diperoleh dapat menutupi penggunaan anggaran dari APBD.

"Nanti berbagai cara nanti dikelola oleh pihak Jakpro sama Dispora bagaimana caranya kita bisa memperoleh keuntungan daripada kegiatan tersebut," ucap dia.

Baca juga:
Pemprov DKI: Biaya Komitmen Formula E Rp560 M Selama 5 Tahun, Bukan Rp2,3 Triliun
Alasan Wagub DKI Tak Hadiri Sidang Paripurna DPRD Soal Interpelasi Formula E
Zita Anjani soal Interpelasi: Jangan Merasa Lebih Senior, Halalkan Segala Cara
Ketua DPRD DKI: Saya Pastikan Tidak Ada Peraturan Daerah tentang Formula E
Gerindra: Interpelasi Anies Karam
F-PAN DPRD DKI Sayangkan Interpelasi Formula E Hanya Bikin Gaduh
Gelar Paripurna Interpelasi Anies, Ketua DPRD DKI Dilaporkan ke Badan Kehormatan
Wagub DKI Harap Formula E Bakal Dibiayai Sponsor

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.