LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Dilaporkan ke KPK, Ahok bilang 'lapor ke Tuhan saja biar cepat'

Ahok dilaporkan ke KPK terkait dugaan korupsi pembelian tanah Rumah Sakit Sumber Waras.

2015-08-20 16:15:19
Ahok
Advertisement

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menanggapi santai pelaporan dirinya ke KPK yang dilakukan pengamat perkotaan Budgeting Metropolitan Watch (BMW) Amir Hamzah. Ahok dilaporkan ke KPK terkait dugaan korupsi pembelian tanah Rumah Sakit Sumber Waras.

"Sudah sering dilaporkan KPK mah. Lapor ke Tuhan saja lebih cepat," kata Ahok sambil tersenyum di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (20/8).

Ahok tidak mau komentar banyak terhadap laporan tersebut. Sebab, dirinya bukan kali ini saja dilaporkan.

"Sudah sering itu," katanya.

Pengamat perkotaan Budgeting Metropolitan Watch (BMW) Amir Hamzah melaporkan Ahok ke KPK terkait dugaan korupsi pembelian tanah Rumah Sakit Sumber Waras.

"Ada indikasi penyalahgunaan wewenang yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta (Ahok) dan kemungkinan korupsi dalam kasus (pembelian) tanah (RS) Sumber Waras," kata Amir di Gedung KPK, Jakarta, hari ini.

Amir menambahkan menurut hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) ditemukan indikasi ketidakwajaran dalam pembelian tanah oleh Pemprov DKI, selain itu ada beberapa sebab yang menimbulkan kecurigaan atas pembelian tanah RS Sumber Waras.

"Penentuan harga tanah sebesar Rp 755 miliar itu tidak melalui mekanisme penilaian yang wajar tetapi hanya berdasar pertemuan tertutup Gubernur dengan direksi RS Sumber Waras," terang Amir.

Menurut dia harusnya lewat proses sosialisasi dan lainnya yang memakan waktu tiga bulan, tapi ini langsung diputus sendiri sama Gubernur dan sehari jadi.

Seperti diketahui, BPK menganggap pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras seluas 3,7 hektare untuk membangun pusat pengobatan kanker dan jantung itu diduga merugikan negara sebanyak Rp 191 miliar.

Selisih harga tersebut terjadi karena BPK menemukan perbedaan harga Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) pada lahan di sekitar Rumah Sakit Sumber Waras dengan lahan rumah sakit itu sendiri. Tak hanya itu, BPK juga sempat mengindikasikan adanya penggelembungan harga dalam pembelian tanah.

Baca juga:
Ahok dilaporkan ke KPK soal dugaan korupsi Rumah Sakit Sumber Waras
Warga Kp Pulo tolak digusur, Ahok bilang 'ini udah seperti sinetron'
Ahok sesumbar akan rilis bus tingkat gratis & bikin angkot bangkrut
'Cegah' Adhi Karya garap LRT, Ahok pilih patungan APBD dan APBN

(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.